oleh

Dinkes Kolaka Laksanakan Launching Aksi Cegah Stunting pada Anak

-BERITA-235 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA-Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka melaksanakan kegiatan Launching Aksi Cegah Stunting (ACS) yang merupakan salah satu wujud inovasi dalam meningkatkan intervensi gizi spesifik dan sensistif untuk mencegah stunting pada anak, kegiatan tersebut berlangsung dipondopo permandian Kea-kea Ulunggolaka,Kabupaten Kolaka,seni (21/2/2022).

Kegiatan launching yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kolaka tahun 2023.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kolaka Muh.Jayadin, Ketua DPRD Kolaka Syaifullah Halik, para kepala OPD pemda Kolaka, anggota DPRD lainnya,  Para lurah se-Kecamatan Latambaga, masyarakat sekitar.serta turut hadir pula Pihak PT Antam dan PT Ceria.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Harun Masirri dalam sambutannya mengatakan pada launching ACS yang juga diintergrasikan dengan beberapa program dari beberapa kegiatan OPD terkait mengatakan, kegiatan ACS di Kabupaten Kolaka ditetapkan dengan nama ACS Mendidoha.

“Kita akan memberi ciri tersendiri ACS dalam lauching hari ini yaitu ditetapkan memberikan nama ACS “Mendodiha”, yang artinya ketika dilakukan anak-anak kita akan menjadi sehat,” kata Harun

Harun Masirri menjelaskan,  untuk mencegah terjadinya penambahan  kasus stunting di Kolaka, pemerintah harus memberikan makanan tambahan berprotein tinggi.
Program pemberian makanan tambahan ini pun menjadikan Kabupaten Kolaka sebagai pilot project penanganan stunting bersama 14 kabupaten kota se-Indonesia. Khusus di Sultra, hanya Kolaka yang menjadi proyek percontohan. Dengan pilot project tersebut,

“Pemerintah pusat sudah memberikan bantuan berupa susu ultra high temperature (UHT) dan telur kepada balita usia enam bulan hingga 11 bulan serta balita usia 21 bulan hingga 23 bulan. Adapun anak usia 24 bulan sampai 59 bulan hanya mendapatkan susu UHT,”jelasnya

Ia menambahkan, bantuan dari pemerintah pusat itu hanya diberikan selama enam bulan. Adapun kelanjutannya diserahkan kepada pemerintah daerah Kolaka

Harun mengungkapkan, Dirjen Kesmas Kementerian Kesehatan RI melakukan kunjungan ke Posyandu dan Puskesmas guna melakukan pengukuran terhadap anak.

“Pada saat ini,Kabupaten Kolaka disimpulkan menjadi pilot project (dalam penanganan stunting),”ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Harun juga menyebutkan telah dilangsungkan beberapa kegiatan ACS sebelumnya yang masih berfokus pada intervensi spesisik seperti indentifikasi dini di Posyandu, Klarifikasi dan penetapan masalah gizi di Puskesmas, Pemeriksaan dan penentuan diagnosa oleh dokter ahli anak, serta penanganan tata laksana balita bermasalah gizi oleh dokter ahli gizi dan dipresisi oleh rumah sakit dan Puskesmas.

“Masalah gizi di Puskesmas, Pemeriksaan dan penentuan diagnosa oleh dokter ahli anak, serta penanganan tata laksana balita bermasalah gizi oleh dokter ahli gizi dan dipresisi oleh rumah sakit dan Puskesmas,”ujarnya

Dirinya juga menjelaskan secara umum tujuan pelaksanaan lauching ACS Mendidoha adalah sebagai wadah seluruh kegiatan yang sifatnya aksi nyata dari stakhorder, OPD, pihak swasta, dunia usaha maupun masyarakat dalam mencegah terjadinya kasus stunting baru.

“Pelaksanaan lauching ACS Mendidoha dengan tujuan sebagai wadah seluruh kegiatan yang sifatnya aksi nyata dari stakhorder, OPD, pihak swasta, dunia usaha maupun masyarakat dalam mencegah terjadinya kasus stunting baru,”jelasnya

Lebih lanjut, kata Harun, ACS Mendidoha bertujuan meningkatkan cakupan intervensi spesifik dan sensistif melalui konvergensi secara integrated dalam memberikan informasi kepada masyarakat betapa pentingnya pemenuhan dan konsumsi protein tinggi bagi balita, meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam pemenuhan pangan dan gizi di dalam tingkat Rumah Tangga, dan meningkatkan kemandirian masyarakat untuk berprilaku hidup sehat dan bersih.

Sementara itu Wakil Bupati Kolaka, Muh.Jayadin dalam sambutannya mengatakan Kegiatan ACS Mendidoha bisa berjalan dengan baik dan lancar untuk mencegah stunting bagi anak di Kabupaten Kolaka.

“Kita tidak perlu susah dalam mencegah stunting anak, cukup satu butir telur saja di diberikan kepada anak-anak setiap harinya ini semua sudah merupakan upaya yang besar dalam cegah stunting, namun pemerintah memang harus mengintervensi hal ini agar berjalan dengan baik, dan Alhamdulillah kita sudah launching ACS Mendidoha, mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan mencapai target yang telah ditentukan,”ungkap Muh Jayadin.

Diketahui dalam kegiatan itu juga berlangsung kegiatan yang diintegrasikan dengan OPD terkait seperti Pemeriksaan penyakit tidak menular, Gerakan makan buah dan sayur, Akselerasi makan telur dan minum susu bagi anak-anak, Sosialisasi gemar makan ikan dan sayur oleh Dinas Ketahanan pangan dan Dinas Perikanan,Penyerahan secara simbolis selada Puket dari dinas Dinas Ketahanan Pangan, Penyerahan Abon ikan dari Dinas Perikanan, Penyerahan beras nutrizink dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulutra, dan penyerahan kambing Etawa dari Dinas Perkebunan dan Peternakan,”pungkasnya (fkn).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *