oleh

Wujud Kontribusi Nyata, PT Vale Perkuat Fondasi Ekonomi Kolaka dengan Revitalisasi Pasar Raya Mekongga

-BERITA-6 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia Tbk terus menunjukkan komitmennya dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berkelanjutan di Kabupaten Kolaka dengan ditandai Groundbreaking atau peletakan batu pertama Revitalisasi Pasar Raya Mekongga dengan dukungan anggaran investasi sekitar Rp 60 miliar dan menargetkan proyek strategis tersebut rampung dalam dua tahun, berlangsung di pelataran Pasar Raya Mekongga, pada Sabtu (28/02/2026).

Bupati Kolaka mengatakan, bahwa Revitalisasi pasar raya mekongga yang telah berdiri hampir tiga dekade tersebut merupakan bagian dari janji politiknya bersama Wakil Bupati sekaligus implementasi misi ketiga pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kolaka, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Vale Indonesia atas komitmen dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Pasar Raya Mekongga selama 29 tahun terakhir menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat Kolaka. Berdiri di atas lahan seluas sekitar 7,5 hektare dan terbagi dalam 38 blok, pasar ini menampung lebih dari 900 pedagang aktif, jumlah yang melampaui kapasitas los dan kios yang tersedia.

“Tahun lalu pada saat buka puasa bersama, saya komunikasi dengan Muhammad Asril (Chief Project Officer PT. Vale Indonesia tbk), bahwa saya punya mimpi bagaimana pasar bisa lebih bersih dan modern,” kata Bupati Kolaka Amri Djamaluddin

Bupati mengungkapkan, revitalisasi Pasar Raya Mekongga ini perlu dilakukan, mengingat usia pasar tersebut sudah cukup tua yakni 29 tahun sejak dibangun mantan Bupati Adel Berty, apalagi pasar Raya Mekongga merupakan salah satu pusat perekonomian masyarakat Kabupaten Kolaka, bukan hanya tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, serta penggerak utama roda ekonomi rakyat.

“Kami berharap intervensi PT Vale. Terima kasih banyak kepada PT Vale Indonesia yang mengawali ini dengan biaya cukup besar,” katanya.

Bupati Kolaka juga menegaskan, revitalisasi pasar raya Mekongga menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam meningkatkan kualitas sarana perdagangan yang lebih representatif, aman, bersih, dan nyaman. Hal ini selaras dengan visi-misinya, yakni meningkatkan pembangunan ekonomi yang inklusif berdaya saing dan berkelanjutan yang diimplementasikan melalui program prioritas BERAMAL, yaitu penguatan struktur ekonomi kerakyatan serta pengelolaan lingkungan hidup dan kawasan perkotaan.

“Mari kita sama-sama jaga ketertiban dan kebersihan serta keamanan pasar ini agar manfaatnya dapat kita rasakan bersama dalam jangka panjang,” ucapnya.

Bupati juga berharap kepada pihak pelaksana atau kontraktor, agar pembangunan pasar Raya Mekongga dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, tepat waktu, dan mengutamakan kualitas.

“Saya juga berharap PSN yang lain untuk dapat berkolaborasi dalam menuntaskan konstruksi pasar Raya Mekongga yang menjadi kebanggaan kita,” harap Bupati Kolaka.

Pemerintah daerah kabupaten Kolaka bersama PT Vale Indonesia melakukan pendatanganan MoU foto istimewa :

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ir Hugua memberikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia Tbk, karena ditengah efisensi dan keterbatasan anggaran saat ini, dapat membantu Pemda Kolaka dalam merevitalisasi pasar Raya Mekongga, bahkan mau mengeluarkan sampai Rp 60 Milyar.

“Keren itu, mengeluarkan Rp 60 milyar dari master plan anggaran sekitar Rp 200 milyar. Semoga ini bisa tuntas setapak demi setapak, segenggam demi segenggam dari teman lain bisa membantu,” katanya.

Hugua menegaskan, pihak Pemerintah Provinsi sangat mensuport revitalisasi pasar raya Mekongga yang dilakukan Pemkab Kolaka berkolaborasi dengan PT Vale. Dia berharap Proyek Strategis Nasional (PSN) lain yang berada di Kabupaten Kolaka seperti PT Antam, PT Ceria dan PT IPIP untuk mengikuti langkah yang telah dilakukan oleh PT Vale Indonesia.

Ditempat yang sama, Chief Executive Officer PT. Vale Indonesia tbk, Bernardus Irmanto mengatakan, nikel merupakan Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak terbarukan. Begitu sudah diambil tidak akan kembali. Karena itu, menjadi tanggung perusahaan ketika mengambil nikel dari perut bumi, memberikan dampak yang setimpal pada masyarakat sekitar dan pemerintahnya.

“Bukan masalah angka yang disumbangkan, tapi ketulusan dan keseriusan PT Vale untuk memberikan dampak positif pada masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Bernandus mengungkapkan, dirinya secara pribadi sangat bersyukur ketika datang di Kolaka mendapat senyum yang tulus masyarakat Kolaka sebagai saudara, dan kembali diantar dengan doa. Itu dinilai sudah sangat luar biasa.

“Karena itulah mimpi saya, sehingga berkolaborasi dengan Pemda, mendukung sahabat saya Pak Amri untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Kolaka,” ungkapnya.

CEO mengungkapkan bahwa nilai yang diberikan sebesar Rp 60 Milyar, itu bisa saja bertambah. Ini hanya menjadi pemicu supaya perusahaan lain yang ada di Kabupaten Kolaka ikut berkontribusi.

Groundbreaking revitalisasi pasar raya Mekongga ini juga dihadiri Chief Project Officer PT. Vale Indonesia tbk, Muhammad Asril, Chief Sustainbility and Corp Affairs Budiawansyah, Head Of Project Pomalaa Muhammad Rifai, Head HSER Project Riza Gana, Head Mine Design and Geology Hulman Sinaga, Head Growth PMO Of Mine and JV Sudirman B, Head Sorowako Limonite Project Suharpiyu Wijaya, Head Eng and JV Management Gannasonggo Gustaf, Head External Regional and Growth Endra Kusuma, Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin, Ketua DPRD Kolaka I Ketut Arjana, Forkopimda, OPD dan pedagang pasar Raya Mekongga. (***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *