oleh

Seorang Pria DiKolaka DiTemukan Tewas Gantung Diri Rumahnya

-BERITA-789 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA-Seorang pria di Kolaka  ditemukan tewas gantung diri dirumahnya, letaknya  diperumahan ASDP Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka,Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (17/4/2021), sekitar pukul 05.15 Wita.

Korban diketahui bernama Mappe Daeng Ngawing (58), ditemukan oleh tetangganya bernama Hj. Abriah (48) dalam kondisi sudah tidak bernyawa di rumahnya.

PS .Paur Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi : foto

Paur Humas Polres Kolaka, Bripka Riswandi mengungkapkan, Korban pertama kali ditemukan oleh tetangga korban saat hendak dipanggil untuk makan sahur,namun tidak ada jawaban dari korban.

“Sekitar pukul 05.10 Wita Hj. Abriah berniat memanggil korban untuk makan sahur, namun pada saat saksi Abriah memanggil nama korban, tidak ada jawaban dari korban, saat itu juga saksi Abriah mendekati kamar korban dan di kagetkan karena melihat posisi korban dalam kondisi gantung diri, kemudian saksi Abriah memanggil suaminya bernama Yusuf untuk melihat kondisi korban yang pada saat itu yang sudah meninggal dunia, selanjutnya saksi dan suaminya melaporkan kejadian tersebut di Polsek Kawasan Pelabuhan Kolaka,”ungkapnya

Kata Riswandi saat saksi Abriah melihat Korban dalam kondisi meninggal dunia,dirinya langsung menyampaikan kepada anak korban.

“Pada pukul 05.30 Wita anak korban di sampaikan oleh Hj ABRIAH bahwa Orang tuanya telah meninggal dunia dengan Kondisi Gantung Diri di dalam kamar,” kata Riswandi

Menurut keterangan saksi yang diperoleh Polisi, sehari sebelumnya korban sempat menitip pesan kepada anaknya untuk menjaga adiknya.

“Keterangan dari saksi Sulkifli (Anak Korban) menjelasakan bahwa terakhir kali melakukan komunikasi dengan Korban pada hari Jumat tanggal 16 April 202, sekitar pukul 19.30 Wita, saat berkomunikasi, Korban berpesan kepada Sulkifli (Anak korban) untuk menjaga adiknya karena Korban menyampaikan kepada Sulkifli akan pergi jauh dan Saksi mengutarakan niatnya untuk bunuh diri,”kata Sulkifli

Lanjutnya dari hasil penyelidikan polisi, sementara korban diduga kuat mengakhiri hidupnya karena depresi akibat permasalah rumah tangga.

” Dari keterangan yang di himpun, bahwa seminggu terakhir ini korban terlihat selalu merenung sendiri di duga akibat permasalahan rumah tangganya, dimana istri korban pergi meninggalkan korban,” kata Bripka Riswandi.

Bripka Riswandi menambahkan berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.

“Pada tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda pada kekerasan pada tubuh korban, hanya luka memar pada leher yang di akibatkan oleh tali nilon yang digunakan untuk gantung diri,”pungkasnya.(fkn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *