oleh

Antisipasi Penanganan Tanggap Darurat di Ring Satu, PT Vale Gelar Pelatihan Bagi Tenaga Medis

-BERITA-11 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa menyiapkan tenaga medis tanggap darurat di Ring Satu sebagai langkah antisipasi dan penanganan cepat jika terjadi keadaan darurat di jalan poros. Ini merupakan bagian dari program tanggap darurat yang mencakup identifikasi bahaya, pelatihan, dan prosedur evakuasi.

Tenaga medis tanggap darurat ini akan dilengkapi dengan peralatan dan fasilitas yang memadai untuk memberikan pertolongan pertama dan penanganan medis darurat. Mereka juga akan dilatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, seperti kecelakaan, kebakaran, dan bencana alam.

Senior Coordinator Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani mengatakan, bahwa dengan adanya pasukan medis tanggap darurat ini, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan di jalan poros rawan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.

“Keberadaan pasukan medis tanggap darurat ini pasti akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar, terutama di jalan poros rawan. Ini adalah contoh nyata komitmen PT Vale dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” kata dr Aditya, Jumat (14/11/2025).

Olehnya itu, langkah yang sangat tepat PT Vale menggelar Pelatihan BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan. Dengan kemampuan yang lebih baik, mereka dapat memberikan pertolongan yang lebih efektif dan meningkatkan kesempatan keselamatan pasien.

“Pelatihan ini diselenggarakan oleh PT Vale Indonesia Tbk, sebagai bagian dari komitmen mereka untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini. Saya berharap kepada para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memberikan pertolongan pertama dan penanganan kegawatdaruratan,” ujarnya

dr.Aditya, menjelaskan, pelatihan BTCLS (Basic Trauma Cardiac Life Support) akan  berlangsung di Lantai dua Kantor Camat Pomalaa, Kabupaten Kolaka, mulai dari Jumat hingga Minggu (14-16/11/2025).

“Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan, seperti serangan jantung dan kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, pelatihan BTCLS ini memiliki manfaat yang luas, tidak hanya bagi warga sekitar, tetapi juga bagi karyawan PT Vale yang setiap hari beraktivitas di jalur poros menuju site tambang. Dengan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, mereka dapat memberikan pertolongan yang lebih efektif dan meningkatkan keselamatan di tempat kerja.

“Ini simbiosis mutualisme yang sangat baik. Dengan adanya tenaga kesehatan yang terlatih, masyarakat dan karyawan PT Vale dapat menerima pertolongan yang lebih cepat dan efektif jika terjadi kecelakaan. Ini juga meningkatkan citra positif perusahaan dan menunjukkan komitmen mereka terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Diketahui, peserta pelatihan berasal dari Puskesmas Tanggetada, Wundulako, Baula, dan Pomalaa—wilayah layanan kesehatan terdekat dengan area operasi Vale dengan total 30 peserta mengikuti batch pertama, yang terdiri dari:
3 hari pelatihan teori secara daring, 3 hari praktik tatap muka, Ujian praktik pada hari terakhir.

Para peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat resmi dari Kementerian Kesehatan. “Untuk batch kedua, tahun depan kami targetkan 30 peserta lagi. Jika ring satu sudah terpenuhi, baru dibuka untuk nakes dari seluruh Kabupaten Kolaka,” jelas Aditya.

Topik pelatihan meliputi yakni
Pertolongan henti jantung & serangan jantung,Cedera kepala,
Cedera dada, Patah tulang, Penanganan trauma kecelakaan lalu lintas. “Semuanya kasus yang sering terjadi di jalur poros,” ungkap dr Aditya.

Sementara itu, Camat Pomalaa, melalui Kasi Pembangunan Masyarakat Desa/Kelurahan Laode Ndikode, menyampaikan apresiasi kepada PT Vale atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai BTCLS sangat penting untuk meningkatkan kapasitas tenaga medis sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

“Ini langkah baik yang dilakukan perusahaan di Kecamatan Pomalaa, dan PT Vale Indonesia telah memberikan contoh nyata dalam mendukung peningkatan kualitas SDM tenaga medis,” kata Laode Ndikode.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kolaka yang diwakili Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriyani Hamzah. Menurutnya, pelatihan BTCLS biasanya membutuhkan biaya besar jika dilakukan secara mandiri di kota besar seperti Kendari atau Makassar. Kehadiran PT Vale yang memberikan fasilitas secara gratis menjadi manfaat besar bagi tenaga kesehatan diwilayah pemberdayaan PT Vale.

“Semua ini berkah bagi tenaga medis di Kecamatan Pomalaa, Tanggetada, Baula, dan Wundulako,” ujar dr. Alriyani.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk membantu masyarakat yang mengalami kegawatdaruratan.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *