oleh

Komitmen Dukung Program Kesehatan Masyarakat, PT Vale Gandeng Puskesmas Baula Sosialisasi Bahaya NAPZA di Desa Puubunga

-BERITA-117 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan kesehatan masyarakat lingkar tambang melalui Indonesian Growth Project (IGP) Pomalaa. Mereka melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya) bagi masyarakat Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka. Sulawesi Tenggara. Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan  meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang risiko narkoba dan dampaknya.

IGP Pomalaa sendiri merupakan proyek strategis PT Vale yang berfokus pada pengembangan industri nikel berkelanjutan di Kolaka. Proyek ini tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanni, menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi NAPZA ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program Pemerintah Daerah Kolaka. Tujuan utamanya adalah mewujudkan Kolaka yang Sehat, Bersih, dan Berdaya melalui Program Sosial dan Lingkungan.

“Ya kegiatan ini salah satu bentuk dukungan PT Vale Indonesia Tbk terhadap program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Kolaka Sehat, Bersih dan Berdaya melalui Program Sosial dan Lingkungan,”ujarnya

Aditya juga menekankan bahwa program ini menunjukkan kepedulian PT Vale kepada masyarakat, terutama di area pemberdayaan, melalui kerja sama dengan Puskesmas Baula. Ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung kesehatan masyarakat lokal.

“Program ini menjadi bentuk kepedulian kami kepada masyarakat khususnya yang berada di area pemberdayaan, bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas Baula,”ucapnya

Aditya menambahkan, bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, untuk terhindar dari risiko dan dampak buruk penyalahgunaan NAPZA.

“Kegiatan hari ini kita laksanakan khusus di Desa Puubunga, bulan depan kita akan keliling ke Posyandu lain. Untuk target kita, semua desa dan posyandu dalam dua tahun ini bisa kita datangi untuk promosi tentang kesehatan,”tambahnya.

Dia menambahkan bahwa penyalahgunaan NAPZA sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu yang terlibat, tapi juga lingkungan sekitarnya.

“Untuk dampaknya, yang pertama pasti kesehatan. Orang yang menyalahgunakan narkoba, kondisi fisik dan mentalnya pasti bermasalah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA, baik dari sisi perusahaan maupun masyarakat. Ini penting karena siswa ini bisa diproyeksikan untuk bekerja di perusahaan di masa depan.

“Kita harus menanamkan mindset pencegahan penyalahgunaan narkoba dari awal agar mereka siap produktif bekerja di perusahaan,”jelasnya.

dr. Aditya Hafria Vanni mengungkapkan, bahwa dari sisi masyarakat yang produktif dan bebas narkoba bisa ciptakan lingkungan lebih aman, sejahtera, dan harmonis, jadi angka kriminalitas ditekan dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

“Masyarakat juga bisa berperan aktif cegah penyalahgunaan narkoba dengan tingkatkan kesadaran, dukung keluarga dan komunitas, dan lapor kasus narkoba ke pihak berwajib. Pencegahan narkoba butuh peran semua lini, bukan cuma polisi atau BNN, tapi semua harus sadar,” ungkap dr. Aditya Hafria Vanni

Kepala Puskesmas Baula Hasrul Tonapa memberikan apresiasi kepada PT Vale yang telah menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA. Ini penting sebab NAPZA sangat berbahaya bagi kesehatan dan masa depan generasi muda. Olehnya itu, pencegahan dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

“Ini sangat penting karena Napza adalah zat atau obat yang dapat menimbulkan perubahan pada kesadaran, pikiran, perasaan, dan prilaku seseorang,” katanya.

Hasrul menjelaskan, ada tiga efek bahaya dari penyalahgunaan narkoba, yaitu efek stimulan, depresan, dan halusinogen yang menyerang sistem saraf. Karena itu, penyalahgunaan narkoba dapat merusak jaringan otak para penggunanya.

“Semua itu ada tiga efek berbahaya dari narkoba, stimulan, depresan, dan halusinogen yang serang sistem saraf manusia. Jadi  penyalahgunaan narkoba bisa rusak jaringan otak pengguna,”jelasnya

Hasrul mengingatkan, narkoba dapat menyebabkan kecanduan sehingga sekali mencoba maka akan sulit untuk berhenti.

“Jangan pernah mencoba narkoba jenis apapun. Karena selain berbahaya, narkoba juga dapat merusak masa depan. Kalian masih memiliki jalan yang panjang untuk meraih masa depan yang cerah,” harap Hasrul.

Sementara itu, Kepala Desa Puubunga Sutaji mengucapkan terimakasih kepada PT Vale karena masih peduli kepada masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan NAPZA di wilayah itu, meskipun kasus NAPZA di daerahnya belum seperti di daerah lain.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program sosial lingkungan ini yang diselenggarakan oleh PT Vale. Mudah-mudahan di desa-desa lain juga bisa seperti ini nanti,” ucapnya.

Sutaji berharap, bahwa Desa Puubunga merupakan daerah pemberdayaan PT Vale, sehingga banyak dibantu oleh perusahaan itu, melalui ilmu yang diberikan kepada para petani di daerahnya, seperti penggunaan pupuk organik dan lainnya.

“Kami berharap kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Vale terus berlanjut dan juga selalu memberikan manfaat bagi masyarakat,” harap Sutaji. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *