oleh

PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat di Desa Pesouha

-BERITA-5 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia IGP Pomalaa memberikan edukasi pada masyarakat Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, guna mencegah berbagai penyakit dan stunting pada anak, berlangsung di kantor Desa Pesouha. Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sultra, Kamis (25/6/2026).

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat berpengaruh pada stunting, sebab jika lingkungan tidak bersih dapat memicu penyakit infeksi seperti diare dan cacingan pada anak, sehingga nutrisi yang masuk akan terbuang atau gagal diserap tubuh, sehingga akan menghambat pertumbuhan dan memicu stunting bagi anak. Selain itu, lingkungan yang tidak bersih bisa menyebabkan terjadinya Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat berkembangnya nyamuk aedes.

Kepala Desa Pesouha, Yastin Sutrisno memberikan apresiasi atas promosi kesehatan yang diselenggarakan PT Vale untuk warganya, sebab perilaku hidup bersih dan sehat ini sangat penting sekali, apalagi sebelumnya di Desanya sempat tercatat ada warganya yang mengalami stunting.

“Berapa tahun lalu saya kaget dipanggil Bupati karena ada warga saya yang tidak terdata dan kena stunting,” katanya.

Meski saat ini tidak ada lagi warganya yang stunting, Kades menghimbau warganya untuk senantiasa melaporkan perkembangan anak-anaknya, dengan mendatangi Posyandu. Dia juga memberikan apresiasi karena PT Vale hadir ditengah masyarakat pada kegiatan Posyandu, sekaligus memberikan edukasi berkaitan PHBS.

“Ibu-ibu banyak yang hadir di Posyandu ketika PT Vale hadir. Ini sangat membantu sekali,” kata Yastin Sutrisno.

Kepala Puskesmas Pomalaa, dr Armayanti mengungkapkan, salah satu indikator anak terkena stunting karena tidak berperilaku hidup bersih dan sehat. Karena itu, hendaknya masyarakat menjaga kesehatan rumah dan lingkungannya, serta rajin ke Posyandu.

“Kalau 3 kali tidak Posyandu dan tidak ada data timbangannya, maka dikatakan Stunting,” katanya.

Selain itu, kebersihan sangat penting dalam pencegahan DBD, sebab DBD disebabkan virus infeksi melalui gigitan nyamuk Aedes.

Begitupun Camat Pomalaa diwakili Laode Ndikode mengatakan, penyakit yang dialami masyarakat banyak berpengaruh akibat lingkungan tidak bersih dan sehat. Karena itu, PHBS sangat penting sekali diterapkan di rumah dan lingkungan sendiri. Jika seorang sehat, semua pekerjaan akan terselesaikan dengan baik.

“Tumbuhkan kesadaran untuk hidup bersih dan sehat, khususnya untuk anak dan keluarga kita,” katanya.

Sementara itu Senior Coordinator Safety and Emergency Response PT Vale IGP Pomalaa Deri Nurjaya Putra mengatakan, PT Vale hadir ditengah masyarakat di wilayah operasi untuk memberikan edukasi terkait kebersihan dan penanggulangan penyakit yang ada ditengah masyarakat.

Seperti halnya DBD itu semua berkaitan dengan kebersihan sanitasi dan wadah penyimpanan. Ketika terjadi genangan, maka nyamuk aedes aegypti akan berkembang dan ketika mengigit manusia, khususnya anak kecil maka akan mengakibatkan demam berdarah.

“Kita menggantung pakaian saja itu akan menjadi sarang nyamuk,” katanya.

Deri menegaskan, berperilaku hidup bersih dan sehat merupakan kewajiban bagi semua masyarakat. Seperti halnya mencuci tangan sebelum mengolah makanan dan menyuapi anak merupakan upaya dalam menghindari bakteri yang akan masuk ke dalam tubuh. Dengan tidak adanya bakteri yang masuk ke tubuh anak, maka anak akan terhindar dari stunting.

“Karena itu perlakuan hidup bersih dan sehat wajib kita budayakan dalam setiap aktivitas kita,” kata Deri Nurjaya Putra. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *