FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Kepedulian PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa terhadap kesehatan masyarakat kembali dirasakan warga Desa Puuroda, Kecamatan Baula.Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.Selasa (8/9/2026).
Melalui program Promosi Kesehatan (Promkes) Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), PT Vale memberikan edukasi kesehatan sekaligus menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Edukasi kesehatan diberikan sebagai upaya mendorong masyarakat agar semakin sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan mulai dari lingkungan keluarga.
Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Promkes yang secara bertahap menyasar desa dan kelurahan di Kecamatan Baula dan Kecamatan Pomalaa.
“Untuk promkes ini target kami memang semua desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Baula dan Kecamatan Pomalaa itu akan kami datangi. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Aditya menjelaskan, materi yang diberikan dalam setiap kegiatan tidak selalu sama. PT Vale menyesuaikan topik edukasi dengan kondisi dan kebutuhan kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.
“Materi yang sering kami bawakan yaitu TBC, HIV, dan DBD. Jadi disesuaikan dengan kondisi yang ada di desa/kelurahan,” jelasnya.
Dalam kegiatan di Desa Puuroda, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Puskesmas Baula, Sukmawati, menyampaikan sejumlah kebiasaan penting yang perlu diterapkan masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Mulai dari memastikan persalinan ditolong tenaga kesehatan, memberikan ASI eksklusif, rutin memeriksakan diri ke Posyandu, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, menggunakan air bersih, hingga menggunakan jamban sehat.
Masyarakat juga diingatkan untuk memberantas jentik nyamuk, mengonsumsi buah dan sayur, rajin berolahraga serta tidak merokok di dalam rumah.
“Persalinan harus ditolong oleh tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif pada bayi, memeriksakan diri ke Posyandu secara berkala, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, menggunakan air bersih, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, konsumsi buah dan sayur, rajin berolahraga, serta tidak merokok di dalam rumah,”kata Sukmawati.
Tak hanya PHBS, edukasi juga difokuskan pada pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC). Health Educator PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, menjelaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan melalui percikan droplet ketika penderita batuk atau bersin.
Menurutnya, penderita diabetes, lanjut usia, dan anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TBC termasuk kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi tertular.
Namun, Syifak menegaskan TBC bukan penyakit yang tidak dapat disembuhkan.
“TBC bukan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Dengan pengobatan minimal selama enam bulan dan tak pernah putus, maka pasien memiliki peluang besar untuk sembuh,” katanya.
Program kesehatan yang dilaksanakan PT Vale mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Baula. Camat Baula, Syahrial Darmawan, mengapresiasi langkah PT Vale yang terus hadir memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Ini adalah desa ke-6 di Kecamatan Baula yang tahun ini dilakukan edukasi PHBS oleh PT Vale. Untuk itu kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Vale yang terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan,” tuturnya.
Syahrial menyebut kontribusi PT Vale di bidang kesehatan telah dirasakan masyarakat melalui sejumlah program. Salah satunya perhatian terhadap kelompok rentan, termasuk lanjut usia.
“Baru-baru ini kami Pemerintah Kecamatan bekerja sama dengan Puskesmas Baula dan dibantu Vale itu memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia. Di mana kami mendatangkan dokter ke rumah-rumah lansia untuk memeriksa kesehatan lansia tersebut secara gratis,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Desa Puuroda, Jayus, turut menyampaikan apresiasi atas perhatian PT Vale terhadap masyarakat desanya.
Menurut Jayus, kepedulian PT Vale tidak hanya diwujudkan melalui program edukasi kesehatan, tetapi juga menyentuh sektor pangan dan pertanian.
“PT Vale telah membantu pengembangan pertanian organik di desa kami. Dengan begitu, hasil pertanian yang kami konsumsi lebih sehat dan aman dari bahan kimia,” tuturnya.
Ia menambahkan, kehadiran program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat.
“Di sisi lain, sinergi antara PT Vale, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan warga di wilayah sekitar operasional perusahaan,”ungkap Jayus.(*)












Komentar