FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia Tbk melalui Growth Project (IGP) Pomalaa terus menunjukkan komitmennya terhadap perusahaan nickel berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah operasinya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi
Program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia Tbk bekerjasama Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) keterampilan Kader Posyandu dengan melibatkan sebanyak 78 orang, berlangsung di hotel Sutan raja Kolaka Selasa (20/01/2026).
Senior Koordinator Stakeholder Relation PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Charles Cristian mengatakan, PT Vale terus berkontribusi dalam bidang kesehatan, pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah operasinya. Seperti halnya Bimtek keterampilan kader posyandu dilakukan karena mereka merupakan garda terdepan dan memiliki peran yang luar biasa dalam peningkatan kesehatan masyarakat dan penerus bangsa.
“Khusus di wilayah operasi, PT Vale bekerjasama dengan Dinas Kesehatan menjadi garda terdepan dalam menangani kasus gizi buruk, tuberkulosis dan penyakit lainnya,” katanya.
Charles menjelaskan, bahwa di seluruh Desa/Kelurahan di Kabupaten Kolaka, khususnya wilayah yang memiliki industri sangat dibutuhkan kader posyandu. Karena kehadiran mereka menjadi ujung tombak dalam peningkatan kesehatan masyarakat.
“PT Vale juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa saat ini, peran meningkatkan kesehatan bukan hanya tugas pemerintah, tapi perusahaan juga harus berkontribusi, apalagi kesehatan kunci dari semua kesejahteraa. Jika kita sakit, maka tidak bisa berbuat apa-apa,” katanya.
Ia mengungkapkan, PT Vale terus berkomitmen dalam memperkuat kemampuan kader Posyandu di wilayah operasinya. Ia berharap peserta Bimtek bisa memanfaatkan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu.
“Saya harap peserta Bimtek dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan. PT Vale terus berkomitmen meningkatkan kemampuan kader-kader Posyandu yang ada di wilayah operasi,”ungkap Charles Cristian.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, Firdaus saat membuka Bimtek mengatakan, Bimtek keterampilan kader posyandu merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemkab Kolaka dan perusahaan dalam peningkatan kesehatan. Karena itu, Dinkes Kolaka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Vale melalui program PPM telah menginisiasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam pembangunan kesehatan berkelanjutan di Kabupaten Kolaka,” katanya.
Firdaus menegaskan, salah satu wujud dari visi misi pemerintahan Bupati Amri Djamaluddin adalah pengembangan SDM berkualitas dan berdaya saing. Begitupun keberhasilan Posyandu tergantung peran aktif para kader Posyandunya, apalagi sejak tahun 2024 Posyandu bukan lagi hanya bergerak pada pelayanan ibu dan anak, tapi sudah menyeluruh mulai dari bayi sampai Lansia.
“Kalau dulu Posyandu hanya melayani ibu hamil dan bayi, tapi sekarang sudah kolektif, termasuk penyakit menular, Lansia dan lainnya,” katanya.
Kedepan kader Posyandu akan sama seperti Pramuka yang memiliki tanda kecakapan khusus yang diberikan, berupa Pin. Karena itu, melalui Bimtek, Firdaus berharap kader posyandu dapat meningkatkan pengetahuan, mampu melakukan pencatatan dan pelaporan yang baik, serta mampu menjadi kader profesional dalam melayani masyarakat.
“Saya berharap ilmu yang didapat selama Bimtek dapat diterapkan di Posyandu masing-masing,” harap Firdaus. (***).










Komentar