FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Kepedulian terhadap dunia pendidikan terus ditunjukkan Polres Kolaka. Kali ini, Kapolres Kolaka AKBP R. Todoan A. Gultom, S.I.K., turun langsung menjadi Inspektur Upacara Bendera di SMP Negeri 2 Kolaka, Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (2/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut dikemas melalui program Peduli Pendidikan (POLIDIK) tersebut mengangkat tema “Penyebaran Hoaks”. Melalui kegiatan ini, Kapolres Kolaka mengajak ratusan pelajar untuk lebih bijak menggunakan media sosial, cerdas menyaring informasi, serta tidak mudah terpengaruh berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.00 WITA itu merupakan bagian dari dukungan terhadap Program 100 Hari Kapolri. Sebanyak 680 siswa dan 54 guru SMPN 2 Kolaka mengikuti upacara dengan penuh perhatian.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polres Kolaka AKP Sopyan, S.Sos., M.M., Kepala SMPN 2 Kolaka Ibrahim, S.Pd., serta personel Sat Binmas Polres Kolaka.
Dalam amanatnya, Kapolres Kolaka, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom,menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak para pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjaga perilaku, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Secara khusus, Kapolres Kolaka juga memberikan perhatian terhadap maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar di media sosial. Menurutnya, pelajar harus memiliki kemampuan untuk membedakan informasi yang benar dan berita bohong sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya.
Para siswa juga diingatkan agar tidak asal membagikan informasi hanya karena menarik perhatian atau sedang ramai diperbincangkan. Setiap informasi perlu diperiksa terlebih dahulu sumber dan kebenarannya agar tidak ikut menjadi bagian dari penyebaran hoaks.
“Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya. Biasakan untuk menyaring setiap informasi sebelum membagikannya, karena apa yang kita sebarkan di media sosial dapat berdampak terhadap diri sendiri maupun orang lain,” katanya
Tidak hanya menyoroti penyebaran hoaks, Kapolres Kolaka mengingatkan para pelajar agar lebih selektif dalam memilih tontonan, bacaan, dan berbagai konten yang diakses melalui telepon genggam. Sebab, penggunaan media digital tanpa pengawasan dan pemahaman yang baik dapat memengaruhi pola pikir, karakter, serta perilaku generasi muda.
Kapolres Kolaka juga mengajak para guru dan orang tua untuk mengambil peran aktif dalam mendampingi anak-anak menggunakan teknologi digital. Pengawasan dan komunikasi yang baik antara keluarga, pihak sekolah, dan lingkungan masyarakat menjadi langkah penting dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif media sosial.
Melalui program Peduli Pendidikan (POLIDIK), Polres Kolaka ingin membangun kedekatan dengan kalangan pendidikan sekaligus menghadirkan edukasi kepolisian yang bermanfaat bagi para pelajar.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Kolaka dalam mendukung terciptanya generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, serta memiliki kesadaran hukum dan literasi digital yang baik.
Harapannya, para pelajar tidak hanya menjadi generasi yang cerdas dalam dunia pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab, tidak mudah terprovokasi Hoaks, dan menjadi bagian dari terciptanya situasi Kamtibmas yang aman serta kondusif di Kabupaten Kolaka.(*)










Komentar