oleh

Seorang Lansia di Konawe Dikabarkan Hilang Dalam Kebun Miliknya

-BERITA-1,189 views

FOKUSKATANEWS.COM.KONAWE-Seorang pria Lanjut usia (Lansia) bernama Lakuo (80) asal desa besulutu dikabarkan hilang dihutan Desa besulutu, Kabupaten Konawe,Sulawesi Tenggara,kamis (11/11/2021)

Dalam peristiwa ini bermula pada hari selasa (9/11/2021) sekitar pukul 13.00 Wita. Dimana Lakuo (Korban) berangkat dari rumahnya menuju kebunnya untuk mengecek tanaman sagu miliknya, hingga saat ini korban tak kunjung pulang kerumah. Padahal ia (Lakuo) selalunya balik bertolak dari kebun miliknya pada pukul 17.30 Wita.

Kemudian dalam kejadian ini pun telah dilaporkan oleh anak korban bernama Sadli di Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, Kamis (11/11/2021) pukul 13.00 Wita.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi melalui Humas Wahyudi menjelaskan bahwa usai korban diketahui hilang, pihak keluarga dan masyarakat sekitar telah melakukan pencarian namun hasilnya nihil.

“Pada pukul 13.30 wita Tim Rescue KPP Kendari berjumlah 7 orang diberangkatkan menuju LKK untuk memberikan bantuan SAR. dana pada pukul 15.00 wita Tim Rescue KPP Kendari tiba di LKK dan langsung melakukan penyisiran sekitar 1 km kearah barat dari titik ditemukannya handuk milik korban,”jelasnya

Tim sar gabungan lakukan pencarian terhadap korban

Wahyudi menambahkan pada pukul 18.00 wita,Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian dan akan dilanjutkan kembali besok pagi.

“Kami sementara hentikan dulu pencarian terhadap korban,besok pagi kami akan lanjutkan pencarian,”ucap Wahyudi.

Lebih lanjut kata dia adapun unsur yang terlibat dalam pencarian terhadap korban yakni, Polsek Sampara 6 orang, BPBD Konawe 6 orang, Babinsa Batu molomba 1 orang, Sapda Pecinta Alam 2 orang, Lurah Besulutu, Masyarakat setempat 80 orang dan keluarga korban 20 orang.

“Cuaca cerah berawan
Kondisi kontur tanah berbukit dgn kemiringan 20° hingga 35° dan alut yang digunakan dalam pencarian terhadap korban yakni 1 Unit Rescue Car dan 1 Unit Ambulance
serta peralatan pendukung lainnya,”ungkap Wahyudi Humas Basarnas Kendari (fkn)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *