oleh

Dirintelkam Polda Sultra Buka Diskusi Pemersatu Bangsa di Kolaka

-BERITA-118 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA-Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Kombes Pol Nanang Rudi Supriatna menghadiri dan sekaligus membuka kegiatan Diskusi Forum Group Discussion yang mengangkat tema “Merawat keberangaman di sulawesi Tenggara” kegiatan itu di inisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kolaka.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Dirintelkam Polda.Sultra Kombes Pol Nanang Rudi Supriatna, Kepala Cabang Dinas Dikbud Kabupaten Kolaka dan Koltim Sultamara Tamburaka, Kepala Bidang Kebudayaan Diknas Kolaka Munaser Arifin, Kasubdit III Polda Sultra AKBP
Eddy Mulsupryanto, Waka Polres Kolaka Kompol Adri Setyawan, Kasat Intelkam Polres Kolaka Muhammad Jafar serta tim dari penulis buku.

Dalam kegiatan ini membahas penulisan buku bertajuk merawat keberagaman budaya di Sultra, dan juga dihadiri beberapa penulis buku diantaranya Prof. La Niampe, Dr.Sahrun, Dr.Aslim, Dr. Rahmat Sewa Surya, Dr. Basrin Melamba, serta Dr. Safruddin.

Selain itu, kegiatan FGD dihadiri sebanyak 80 orang peserta yang terdiri dari Tokoh masyarakat, Tokoh adat, Tokoh pemuda, serta para kepala sekolah dan guru sejarah tingkat SMA yang ada di Kabupaten Kolaka.

Dirintelkam Polda Sultra Kombes Pol Nanang Rudi Supriatna dalam sambutannya mengucapakan
terimakasih dan apresiasinya
kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
keberagaman budaya di Sultra merupakan suatu keniscayaan
sebagai salah satu hal yang dapat mempersatukan bangsa hingga saat ini.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan dalam keberagaman budaya di Sulawesi Tenggara merupakan suatu keniscayaan sebagai salah satu hal pemersatu bangsa,” kata Kombes Pol Nanang

Ia berharap, buku ini nantinya dapat menjadi literatur dan inspirasi semua pihak utamanya dalam melestarikan dan merawat budaya di Sultra.

“Saya harap buku ini dapat menjadi literatur dan inspirasi semua pihak utamanya dalam melestarikan dan merawat budaya di Sulawesi Tenggara ini,”harap Kombes Pol Nanang Rudi Supriatna.(fkn).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *