oleh

Seminar Program Kerja KKN di Lambopini: Langkah Awal Kolaborasi Mahasiswa dan Warga

-BERITA-33 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Balai Desa Lambopini tampak lebih ramai dari biasanya. Di sore hari yang hangat itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN Kolaka) menggelar seminar program kerja, yang sekaligus dirangkaikan dengan musyawarah Revitalisasi BUMDes dan Rembuk Stunting. Lambopini Rabu (16/7/2025).

Acara yang dimulai pukul 15.30 WITA ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat Desa, Kepala Desa Lambopini H. Rakhman L, tokoh masyarakat, Kader Kesehatan, hingga Camat Iwoimendaa Syahdania Launu, S.Kom. yang turut hadir untuk memberikan dukungan dan apresiasi. Kehadiran beliau menambah semangat peserta dan mahasiswa dalam menjalankan agenda pengabdian masyarakat yang telah dirancang.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah rencana kegiatan yang akan dijalankan selama masa KKN. Program kerja yang disusun mencakup empat bidang utama, yakni kesehatan, keagamaan, pendidikan, dan keolahragaan. Keempat bidang tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat Desa Lambopini. Kegiatan musyawarah berlangsung dalam suasana hangat dan. partisipatif.

Warga turut menyampaikan harapan mereka terhadap keberadaan mahasiswa di desa, terutama dalam mendukung penguatan ekonomi melalui BUMDes dan upaya menekan angka stunting melalui edukasi dan kolaborasi.

apt. Alfiranty Yunita, S.Farm., M.Si, selaku Dosen Pembimbing Lapangan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk formalitas pembukaan, tetapi juga sebagai awal dari proses belajar yang saling menguatkan antara mahasiswa dan masyarakat.

“Lewat seminar program kerja ini, kami ingin mahasiswa bisa benar-benar menyatu dengan masyarakat Desa Lambopini.

Harapannya, setiap program yang dirancang bukan hanya sekadar formalitas, tapi bisa memberi manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh warga. Ini juga jadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk belajar dari kehidupan di desa,” ujarnya.

Seminar dan musyawarah ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi para mahasiswa untuk memulai masa pengabdian mereka dengan semangat kolaborasi dan kebermanfaatan bersama(***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *