oleh

Vale Goes to School, Edukasi Siswa Tingkatkan Kesadaran, Pentingnya Melestarikan Lingkungan dan Budaya Perusahaan Berkelanjutan

-BERITA-7 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa kembali menggelar program Vale Goes to School di SMP Negeri 2 Baula, Kabupaten Kolaka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, dan budaya perusahaan yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut adalah program edukasi lingkungan yang rutin dilaksanakan perusahaan dengan tema “Membentuk Generasi Muda, Membangun Masa Depan” untuk mendidik siswa tentang pentingnya mencintai dan melestarikan lingkungan, serta cara memilah sampah dengan benar.

Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale IGP Pomalaa, Charles Christian, mengatakan program ini menyasar ke Kecamatan Pomalaa, Baula, Wundulako, dan Tanggetada. Untuk fokus utamanya yakni
menanamkan pemahaman lingkungan sejak dini kepada anak-anak sekolah sangat penting untuk membentuk kesadaran dan perilaku yang baik dalam menjaga lingkungan. Dengan melibatkan sekolah-sekolah di wilayah pemberdayaan, PT Vale Indonesia dapat memberikan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan. Program ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi generasi muda untuk menjadi agen perubahan lingkungan.

“Kegiatan Vale Goes to School adalah program yang sangat bagus untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa. Dengan memperkenalkan budaya perusahaan dan pengelolaan lingkungan, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa dapat membantu membentuk generasi muda yang peduli dengan lingkungan dan memiliki pengetahuan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” katanya Selasa (2/12/2025).

Charles Christian menjelaskan, bahwa
generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), mereka dapat menjadi contoh bagi orang lain dan membantu mengurangi dampak lingkungan. Semoga siswa-siswa yang terlibat dalam program ini dapat menjadi agen perubahan yang positif dan membuat perbedaan di lingkungan sekitar mereka.

“Kami percaya edukasi sejak dini memang sangat penting untuk membentuk kebiasaan dan kesadaran yang baik dalam menjaga lingkungan. Pengelolaan sampah adalah tantangan besar, tapi dengan menerapkan prinsip 3R, kita dapat membuat perbedaan. Semoga siswa-siswa yang terlibat dalam program ini dapat menjadi contoh bagi teman-teman dan keluarga mereka, dan kita semua dapat bekerja sama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,”jelas Charles Christian.

Ditempat yang sama, Senior Human Resources Business Partner Analisys PT Vale IGP Pomalaa, Ilda Mawarny mengatakan, bahwa perusahaan tidak hanya memberikan edukasi, tapi juga memberikan bantuan langsung untuk mendukung pengelolaan sampah dan penghijauan di lingkungan sekolah. Tong sampah terpilah dan bibit pohon adalah contoh nyata dari komitmen perusahaan untuk pelestarian lingkungan. Semoga inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya menjaga lingkungan.

“Dengan pendekatan interaktif yang digunakan dalam program ini sangat efektif untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya memilah sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan kembali barang yang masih bisa digunakan atau didaur ulang.
Dengan cara ini, siswa dapat belajar sambil berpartisipasi langsung dan memahami nilai-nilai lingkungan yang penting. Semoga pengetahuan ini dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi kebiasaan yang baik,”katanya

Ilda Mawarny juga mengungkapkan, bahwa
pihaknya mengkampanyekan stop bullying dan pelecehan verbal di sekolah adalah langkah yang sangat baik. Dengan memberikan pemahaman kepada siswa tentang dampak negatif dari perilaku tersebut, kita dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi semua siswa. Semoga kampanye ini dapat membawa perubahan positif dan membuat siswa lebih peduli terhadap perasaan dan hak-hak orang lain.Kami berharap dapat memutus mata rantai perlakuan bullying dan pelecehan verbal.

“Untuk
memutus mata rantai bullying dan pelecehan verbal memerlukan edukasi dan kesadaran yang kuat, dan dengan memberikan pemahaman kepada siswa, kita dapat membantu menciptakan generasi yang lebih peduli dan empatik.
Semoga upaya ini dapat membawa perubahan positif dan membuat siswa lebih peduli terhadap perasaan dan hak-hak orang lain, sehingga lingkungan sekolah menjadi lebih harmonis dan mendukung bagi semua,”ungkap Ilda Mawarny

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Baula Anjas Asmara mengapresiasi kegiatan Vale Goes to School yang dilaksanakan di sekolahnya.
Semoga kegiatan tersebut  dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dan terus menginspirasi siswa untuk menjadi agen perubahan lingkungan yang lebih baik. Olehnya itu sangat bermanfaat dan mengedukasi para siswa untuk mencintai dan melestarikan lingkungan serta memahami cara memilah sampah yang baik dan benar.

“Kami sangat berterima kasih kunjungan dan perhatian dari
PT Vale yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dan kemajuan masyarakat sekitar. Semoga hubungan baik antara PT Vale dan SMPN 2 Baula dapat terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih besar di masa depan, untuk diketahui pada tahun 2010 PT Vale telah berkontribusi pada sekolah kami dengan membangun 2 ruang kelas belajar dan Alhamdulillah bangunan tersebut masih digunakan hingga sekarang ini,” kata Anjas.

Anjas Asmara juga berharap kontribusi dan perhatian yang diberikan PT Vale khususnya untuk bidang pendidikan tetap dijalankan karena telah dirasakan manfaatnya.

“Saya berharap, semoga PT Vale terus berlanjut dalam memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan masyarakat,”harap Anjas Asmara.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *