oleh

Tamalaki Kongga Momea Sultra Sukses Gelar Diksar ke-X Angkatan Silea

-BERITA-62 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Organisasi Tamalaki Kongga Momea (TKM) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diksar) ke-X Angkatan Silea yang diselenggarakan selama tiga hari,
16 Januari – 18 Januari 2026,
Bertempat di Kelurahan Silea, Kecamatan Wundulako, Kabupaten, Kolaka Sulawesi Tenggara. Minggu (18/1/2026).

Diksar kali ini mengusung tema “Menciptakan Kader Pemimpin yang Certas, Mampu Menjadi Kesatria Demi Menjaga dan Melestarikan Adat serta Budaya Tolaki”. Di ikuti sebanyak 67 peserta turut
ambil bagian dalam kegiatan ini yang ada diwilayah Sulawesi Tenggara.

Ketua panitia pelaksana, Jefri, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan tidak hanya sebagai proses kaderisasi internal, tetapi juga sebagai ruang edukasi sosial yang selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Kegiatan diksar ini kami gelar untuk membentuk karakter kader yang disiplin, beretika, dan mampu bersinergi dengan pemerintah, TNI, dan Polri,” ujarnya.

Melalui tema diksar kali ini, Jefri menekankan pentingnya pembekalan bagi calon anggota baru agar memahami tata kelola organisasi, seperti nilai-nilai hukum adat, hukum negara, serta memperdalam wawasan tentang budaya Tolaki.

“Ini akan membantu para calon anggota baru untuk
mencetak kader pemimpin muda yang berkarakter, cerdas, dan berakar kuat pada nilai-nilai adat serta budaya Tolaki,” ujarnya

Ia menambahkan, para peserta diharapkan menjadi calon-calon kader strategis yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan TKM di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat dan membantu menyukseskan Diksar X ini. Semoga kader-kader yang lahir benar-benar menjadi penjaga adat, budaya, dan persatuan,” tutup Jefri.

Adapun tokoh yang dihadirkan sebagai pemateri, yakni pengurus inti Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra sekaligus akademisi Universitas Halu Oleo (UHO), yakni Dr. Basrin Melamba, S.Pd., M.A., serta Dr. H. Sabaruddin Muh. Sinapoy, S.H., M.H.

Dr. Basrin membawakan materi tentang sejarah Tolaki, nilai-nilai budaya Tolaki, serta eksistensi organisasi Tamalaki dalam konteks sosial kekinian. Sementara Dr. Sabaruddin membawakan materi tentang perspektif hukum adat dan hukum bernegara.

Diketahui dalam pelaksanaan Diksar ini berada dibawah pengawasan langsung jajaran pimpinan organisasi, mulai dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Dewan Pendiri, Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Panglima, hingga para ketua DPD dan Otobu dari berbagai daerah, seperti Konawe, Kolaka Timur, Konawe Selatan, Baula, Uesi, Hakatutobu, dan Onembute.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *