FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia Tbk
(PT Vale) bagian dari MIND ID, bergerak cepat menyalurkan puluhan paket sembako sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. pada jumat (22/5/2026).
Penyaluran ini diambil guna mempercepat pemulihan aktivitas warga pascabanjir serta memastikan pemenuhan kebutuhan dasar mereka terpenuhi secara tepat sasaran.
Bencana banjir yang melanda wilayah sekitar tambang pada 8 Mei lalu menyisakan tantangan berat bagi warga.
Eksternal Relation PT Vale IGP Pomalaa, Muhammad Febrianto Raharjo mengatakan, bahwa perusahaan PT Vale Indonesia sejak terjadi bencana banjir pada 8 Mei lalu, pihaknya bergerak cepat membantu warga dengan menurunkan alat berat, untuk membersihkan rumah warga dari lumpur akibat bencana banjir.
“Paska terjadi bencana banjir pada 8 Mei lalu, kami langsung bergerak cepat datangkan alat berat untuk membersihkan rumah-rumah dan hari ini komitmen kami
menyalurkan paket sembako sebanyak 20 KK yang terdampak bencana banjir di Desa Totobo,” katanya
Lebih lanjut, kata dia, bahwa bantuan serupa juga akan disalurkan kepada warga Desa Huko-Huko yang terdampak banjir. Sebelumnya perusahaan juga telah menyerahkan bantuan satu unit rumah bagi warga terdampak di Desa Pesouha.
“Bantuan serupa juga akan disalurkan kepada warga Desa Huko-Huko yang terdampak banjir. Sebelumnya PT Vale Indonesia juga telah menyerahkan bantuan satu unit rumah bagi warga terdampak di Desa Pesouha,” ungkapnya
Sementara itu, Camat Pomalaa, Berry Harland Rais Galu mengapresiasi PT Vale yang telah menunjukkan komitmennya terhadap warga korban banjir di Desa Totobo dan desa lainnya di wilayah Kecamatan Pomalaa. Sekitar 100 KK yang yang terdampak banjir yang tersebar di Desa Pesouha, Totobo, Huko-Huko dan Pelambua.
“Saya Apresiasi komitmen PT Vale terhadap warga yang terkena bencana banjir 8 Mei lalu akibat kondisi alam, dengan memberikan bantuan sembako,” katanya.
Berry berharap kepada PT Vale maupun perusahaan lain yang beroperasi di Kecamatan Pomalaa, untuk bersinergi dengan Pemerintah dalam peningkatan infrastruktur di daerah itu.
“Ya jadi untuk tahap awal akan disalurkan di Desa Totobo, bantuan diserahkan langsung kepada 20 Kepala Keluarga (KK) yang paling membutuhkan. Bantuan ini juga akan terus disalurkan dan menyasar di desa-desa terdampak lainnya, yakni meliputi Desa Pesouha (19 KK), Desa Hoko-Hoko (16 KK), dan Desa Pelambua (sekitar 20 KK),”ungkap Berry.
Kepala Desa Totobo Nirwani, menyampaikan rasa syukur atas respon cepat Perusahaan PT Vale membantu warganya yang menjadi korban bencana banjir pada 8 Mei 2026 lalu. Banjir kali ini disebut sebagai bencana terparah yang dialami masyarakat Totobo.
“Namanya bencana tidak ada yang meminta. Tidak ada yang disalahkan, karena ini akibat kondisi alam. Kami berterima kasih pada PT Vale yang membantu warga kami yang terkena bencana banjir,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, akibat bencana banjir tersebut, selain merendam rumah warga, beberapa tambak yang berisi ikan bandeng dan nila rusak. Begitupun terdapat 7 hektare padi warga yang siap panen ikut terendam banjir.
“Akibat banjir di Desa kami, selain merendam rumah warga, beberapa tambak yang berisi ikan bandeng dan nila rusak. Begitupun terdapat 7 hektare padi warga yang siap panen ikut terendam banjir,”ungkap Nirwani Kepala Desa Totobo.(DRT)















Komentar