FOKUSKATANEWS.COM.BUTON TENGAH- Penataan pusat-pusat aktivitas publik menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya ruang kota dan kawasan permukiman yang lebih tertib, nyaman, aman, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam proses penataan tersebut, pemerintah daerah membutuhkan keberanian untuk menghadirkan perubahan. Tidak semua perubahan dapat diterima dengan mudah, sebab pada kondisi tertentu masyarakat maupun pelaku aktivitas yang telah lama berada di suatu kawasan harus beradaptasi dengan kebijakan dan tata ruang yang baru.
Namun, penataan bukan semata-mata persoalan memindahkan aktivitas atau mengubah wajah suatu kawasan. Lebih dari itu, penataan harus menjadi upaya menghadirkan ruang publik yang lebih baik tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang terdampak.
Bupati Buton Tengah Dr Azhari mengatakan, bahwa
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) memiliki peran strategis dalam memastikan setiap kebijakan penataan dilakukan secara terencana, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan juga tidak hanya ditentukan oleh pemerintah. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar setiap fasilitas dan ruang publik yang dibangun dapat dimanfaatkan serta dijaga bersama.
“Penataan pusat-pusat aktivitas publik sering kali menuntut keberanian untuk beradaptasi, menerima perubahan, bahkan merelakan sebagian kenyamanan atau kepentingan yang telah ada,”kata Azhari. Senin (23/8/2026).
Azhari berharap, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat perlu terus diperkuat. Setiap kebijakan penataan idealnya disertai ruang dialog sehingga masyarakat memahami tujuan, manfaat, serta arah perubahan yang sedang dilakukan.
Ia menambahkan, masyarakat juga diharapkan memiliki kesadaran bahwa pembangunan membutuhkan proses dan terkadang menuntut kesediaan untuk beradaptasi. Kepentingan pribadi maupun kelompok perlu ditempatkan dalam kerangka kepentingan bersama yang lebih luas.
“Perubahan yang berkelanjutan tidak lahir hanya dari keputusan pemerintah, tetapi dari kesediaan seluruh elemen masyarakat untuk berjalan dalam arah yang sama. Pemerintah dapat merancang kebijakan dan membangun fasilitas, tetapi keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sejauh mana masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap perubahan tersebut,” harap Azhari
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, penataan pusat-pusat aktivitas publik di Buton Tengah diharapkan tidak hanya menghasilkan kawasan yang lebih tertib, tetapi juga menciptakan ruang yang hidup, produktif, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
“Pada akhirnya, pembangunan yang berkelanjutan bukan hanya tentang bagaimana pemerintah membangun, tetapi tentang bagaimana seluruh masyarakat ikut memiliki, menjaga, dan memastikan hasil pembangunan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya,” ungkap Azhari (***)










Komentar