FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca yang semakin kering, PT Vale Indonesia Tbk memperkuat langkah pencegahan dengan menggelar sosialisasi kepada masyarakat di Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PT Vale untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus membangun kesiapsiagaan bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya memasuki musim kemarau.
Sosialisasi tersebut diikuti unsur pemerintah kecamatan dan desa, aparat TNI, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan, serta warga Desa Totobo. Sejumlah wilayah desa di Kecamatan Pomalaa dan Kecamatan Baula juga turut menjadi bagian dari sasaran edukasi pencegahan Karhutla.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pomalaa Berry Harland Rais, SE., M.Ap., Camat Baula Syahrial Darmawa, Danramil 02 Wundulako Mayor Inf Burhanuddin, Letkol Inf Rizal, S.Sos., M.I.P., Danyon 869/Taawu, Lurah Dawi-Dawi serta sejumlah kepala desa, di antaranya Desa Oko-Oko, Pesohua, Huko-Huko, Langori dan Pelambua.
Manajemen PT Vale Indonesia Tbk, Main Construction PT Vale, Aryamer, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk ikut meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pencegahan dan penanganan Karhutla.
Menurut Aryamer, masyarakat perlu mengetahui berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya kebakaran, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
“Kita harapkan dari pemaparan Damkar Kolaka dan kehutanan dapat memberikan pemahaman apa saja yang harus diperhatikan dan menjadi faktor pemicu timbulnya kebakaran hutan,” ujar Aryamer.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada peserta sosialisasi, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat di masing-masing desa.
“Setelah sosialisasi ini, semua perangkat desa dan seluruh warga masyarakat mendapatkan sosialisasi yang lengkap,” katanya.
Camat Pomalaa Berry Harland Rais Galu menyambut positif kegiatan yang digelar PT Vale Indonesia Tbk tersebut. Ia menilai sosialisasi Karhutla sangat penting dilakukan mengingat kondisi cuaca dalam beberapa bulan terakhir yang cukup ekstrem dan adanya kejadian kebakaran hutan maupun lahan di sejumlah wilayah.
Berry juga menyampaikan terima kasih kepada PT Vale yang telah mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Vale yang telah melaksanakan sosialisasi di Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa. Ini sangat penting dalam kondisi cuaca yang begitu ekstrem di beberapa bulan terakhir dan banyaknya terjadi kebakaran hutan dan lahan di beberapa kecamatan,” ucap Berry.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi perhatian serius bagi pemerintah kecamatan. Karena itu, ia meminta pemerintah desa agar meneruskan informasi dan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat.
“Kami sebagai pemerintah kecamatan berharap kegiatan ini betul-betul bisa dilaksanakan oleh teman-teman desa dengan menyosialisasikan kepada masyarakat, agar pencegahan kebakaran hutan dan lahan bisa diantisipasi atau diminimalisir sejak dini,” katanya.
Berry juga mengapresiasi inisiatif PT Vale Indonesia yang dinilai turut membantu pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap ancaman Karhutla.
Terlebih, kata dia, sebagian wilayah di Kecamatan Pomalaa memiliki kawasan yang berbatasan dengan area konsesi dan hutan. Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
“Ini menjadi atensi bagi kami untuk menyampaikan kepada pemerintah desa dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui sosialisasi tersebut, PT Vale berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat. Dengan kewaspadaan bersama, potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kolaka diharapkan dapat ditekan dan ditangani sedini mungkin.(*)
















Komentar