oleh

Sekjen DPP Golkar Tegaskan Dua Mandat Kader di Sultra: Sukseskan Program Prabowo-Gibran dan Tambah Kursi pada 2029

-BERITA-138 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader Golkar di Sulawesi Tenggara (Sultra). Ada dua mandat utama yang harus menjadi prioritas seluruh jajaran partai, yakni menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Pesan tersebut disampaikan Sarmuji saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara dan DPD Partai Golkar kabupaten/kota periode 2025–2030 di Alun-Alun Lapangan 19 November, Kabupaten Kolaka, pada Minggu (1/11/2026).

Di hadapan pengurus dan kader Golkar se-Sultra, Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa kedua mandat tersebut merupakan keputusan Musyawarah Nasional (Munas) yang wajib dijalankan seluruh kader partai seluruh daerah.

“Sesuai dengan kegiatan Munas, tugas kita hanya dua. Pertama, menyukseskan program Pak Prabowo-Gibran. Kedua, menambah kursi. Itu saja,” singkat Sarmuji.

Ia mengungkapkan, target menambah kursi tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi. Seluruh kader harus mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, memperkuat konsolidasi hingga tingkat bawah, serta menghadirkan strategi politik yang sesuai dengan karakter pemilih di setiap daerah.

Salah satu pesan penting Sarmuji kepada pengurus Golkar di Sultra adalah memperluas jangkauan kepada kelompok pemilih muda. Menurutnya, komposisi pemilih pada Pemilu 2029 diperkirakan didominasi hingga 70 persen oleh kelompok usia 17 hingga 55 tahun. Perubahan karakter pemilih, terutama generasi yang akrab dengan teknologi digital, harus menjadi perhatian serius partai.

Sarmuji juga meminta kepada kader Golkar tidak menggunakan pendekatan lama semata, tetapi mulai mengembangkan metode komunikasi yang lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Persoalan metode dan penerjemahannya tergantung pada kondisi masing-masing daerah. Namun satu pesan kami, jangkau anak muda karena mereka memiliki karakter yang berbeda,” ujarnya.

Sarmuji menilai, kemampuan membaca perubahan perilaku pemilih menjadi bagian penting dalam membangun strategi organisasi menghadapi kontestasi politik mendatang. Tak hanya berbicara mengenai konsolidasi dan target politik, Sarmuji juga mengingatkan agar seluruh kantor DPD Partai Golkar di daerah benar-benar difungsikan untuk kepentingan masyarakat.

Berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) DPP Partai Golkar, kantor partai harus menjadi rumah aspirasi, pusat informasi, sekaligus ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan.

Dengan fungsi tersebut, kantor Golkar diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya pengurus dan kader, tetapi juga menjadi ruang interaksi publik yang terbuka bagi masyarakat.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukk. Foto istimewa :

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menyambut baik pelantikan pengurus DPD Partai Golkar se-Sultra periode 2026–2030.

Ia mengajak seluruh jajaran Golkar untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai agenda pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Andi menyampaikan bahwa Pemprov Sultra saat ini memfokuskan pembangunan pada empat sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta ketahanan pangan berbasis agromaritim.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap masukan, gagasan, maupun kritik konstruktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.

Menurutnya, perbedaan organisasi dan pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun daerah.

“Kita boleh berbeda organisasi atau partai politik, tetapi perbedaan tersebut seyogianya tidak menjadi halangan untuk melangkah bersama dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah,” ujar Andi Sumangerukka.

Pelantikan pengurus Golkar se-Sultra ini sekaligus menjadi momentum penguatan konsolidasi organisasi untuk periode 2025–2030. Dua mandat DPP, yakni mendukung program pemerintahan Prabowo-Gibran dan meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029, kini menjadi agenda utama yang harus diterjemahkan dalam kerja nyata seluruh kader di daerah.

Laporan : (Anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *