oleh

Dinkes Kolaka Usulkan Tiga Puskesmas Jadi BLUD 2021

-BERITA-655 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA-Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka terus tingkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kolaka, Oleh itu Dinas Kesehatan Kolaka mengusulkan tiga puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada 2021.

Adapun rencana tiga puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada 2021, ini terjawab pada saat diadakan pertemuan diworkshop.

Dalam Pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di kabupaten kolaka,Bagi tim penilai puskesmas, serta tim pendamping, dan kepala puskesmas, yang diselenggarakan oleh dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka,Sulawesi tenggara,pada rabu (18/8/2021).

Sekretaris Daerah Kolaka, Poitu Murtopo,  menjelaskan tujuan workshop ini untuk menyamakan persepsi terkait teknis penilaian, pendampingan, maupun pelaksanaan BLUD puskesmas di Kabupaten Kolaka. ditahun 2021 ini, sebanyak tiga puskesmas yang diusulkan menjadi BLUD.

“Ya BLUD merupakan singkatan dari Badan Layanan Umum Daerah yang tertuang dalam Permendagri Nomor 79 Tahun 2018. BLUD merupakan sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya,”jelasnya,

Poitu Murtopo menambahkan puskesmas yang dijadikan BLUD punya fleksibilitas dalam hal keleluasaan pola pengelolaan keuangan yang menerapkan praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat tanpa mencari keuntungan.

“Kita perlu diketahui, Pemerintah Kabupaten Kolaka melalui Dinas Kesehatan tahun ini akan mendorong tiga puskesmas sebagai pilot project untuk menerapkan sistem BLUD yakni Puskesmas Kolaka, Puskesmas Pomalaa, dan Puskesmas Wolo. Untuk tahun depan akan direncanakan empat puskesmas menjadi BLUD, dan seterusnya secara bertahap hingga semua puskesmas yang ada di Kabupaten Kolaka menjadi
Dalam Pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),” tambahnya.

Menurut Poitu, penerapan BLUD pada UPTD/B yang sifatnya layanan umum masyarakat ini tentunya akan mengefisienkan pengelolaan keuangan sehingga semakin meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Jadi hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan maupun belanja kebutuhan organisasi dapat direalisasikan lebih cepat sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengikuti mekanisme tahapan-tahapan umum yang berlaku di daerah,” katanya.

Untuk itu persiapan penerapan BLUD puskesmas di Kabupaten Kolaka bukan baru saja dimulai.ini dimulai Sejak tahun lalu, katanya, penerapan BLUD di beberapa puskesmas sudah akan dilaksanakan tetapi karena adanya pandemi COVID-19 sehingga tertunda pelaksanaannya.

“Ya beberapa waktu yang lalu juga telah dilaksanakan kaji banding pada tiga puskesmas yang telah menerapkan BLUD di Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur,” tambah Sekda.

Oleh karena itu, untuk mendorong percepatan penerapan BLUD puskesmas di Kabupaten Kolaka, Dinas Kesehatan kolaka, kemudian menggandeng BPKP Perwakilan Sulawesi Tenggara sebagai pendamping.

“Termasuk pada workshop kali ini, ada dua orang dari BPKP yakni Agus Sutaryat dan Ahmad Suryanto sebagai narasumber yang memberikan materi terkait penerapan BLUD puskesmas khususnya bagi tim penilai, tim pendamping, dan kepala puskesmas sebagai pelaksana BLUD,”ujar Poitu.

Lebih lanjut kata dia dengan diadakannya workshop ini, akan memperjelas peran masing-masing unsur sehingga upaya penerapan BLUD puskesmas di Kabupaten Kolaka dapat terealisasi dengan baik.

“Para peserta workshop terdiri dari tim penilai, tim pendamping, dan Kepala Puskesmas,” ungkap Poitu Murtopo

Untuk di ketahui tim penilai sendiri diduduki oleh Sekda Kolaka merangkap  ketua, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra sebagai wakil ketua, Asisten Bidang Administrasi Umum sebagai sekretaris, dan lima  orang anggota yakni Kepala BKAD, Inspektur Daerah, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kabag Hukum.

Selain tim penilai,  hadir pula tim pendamping BLUD puskesmas yang beranggotakan personel Dinas Kesehatan Kolaka. Panitia juga turut menghadirkan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kolaka dalam kegiatan workshop ini,”pungkasnya (fkn).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *