oleh

PT Antam Laksanakan Pelatihan Budaya Kopi dan Kakao di Desa Sopura

-BERITA-960 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA-Badan Usaha Milik Negara PT. Antam Tbk UBPN Sultra melaksanakan kegiatan pelatihan budidaya Kopi dan Kakao,bertempat di Aula kantor desa Sopura kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (15/11/2021).

Tujuan dari kegiatan ini adalah Untuk Meningkatkan kualitas sumber daya manusia disektor pertanian dibidang budidaya kakao dan kopi dan untuk membuat Kebun Edukasi sebagai percontohan dimasa yang akan datang.

Dalam kegiatan pelatihan tersebut dengan melibatkan pemerintah Desa Sopura bersama masyarakat serta beberapa kelompok pengelola Desa Sopura Kecamatan Pomalaa.

Pelatihan budidaya Kopi dan Kakao yang dilaksanakan oleh PT. Antam tbk UBPN Sultra ini guna mendorong prekonomian masyarakat di Kolaka khususnya di desa Sopura dengan harapan agar masyarakat dapat mengaplikasikan program ini di lahan mereka sendiri, termasuk menyingkronkan penganggarannya melalui Program Dana Desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa itu sendiri.

Comdev Assisten Manager PT. Antam Tbk UBPN Sultra,Anggoro dalam sambutannya mengatakan di tempat pelatihan, bahwa tanaman Kakao dan Kopi merupakan salah satu tanaman unggulan yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Tanaman Kakao dan Kopi ini merupakan salah satu tanaman unggulan yang ada di Sulawesi Tenggara,”katanya

Lebih lanjut,kata dia  menjelaskan, bahwa dalam empat tahun ini provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan penghasil kopi yang terbesar di Indonesia, makanya Sulawesi Tenggara ini masuk dalam empat besar, namun tetapi sekarang produksi Kopi sangat turun drastis dan sangat disayangkan.

“Wilayah Sopura ini, memiliki potensi sumber daya alam yang cocok menjadi lokasi budidaya tanaman kopi dan kakao mengapa kita tidak manfaatkan mulai dari sekarang,”jelas Anggoro.

Dia juga berharap, dalam program ini dapat mendorong tingkat pendapatan ekonomi masyarakat melalui budidaya tanaman ini, karena masyarakat nantinya akan mendapatkan pendampingan jangka panjang.

“Program ini akan mengaplikasikan inovasi budidaya Kakao dan Kopi yang dianjurkan oleh pemerintah. Selain program kebun edukasi, PT Antam juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa Sopura melalui program pendampingan bagi nelayan pesisir yang bekerjasama dengan Yayasan Bahari,”harap Anggoro dalam sambutannya.

Sementara itu Kasi Pemdes Desa Sopura mengatakan, bahwa program pelatihan yang di laksanakaan oleh PT. Antam, sangat besar manfaatnya bagi masyarakat bagi Sopura untuk pemanfaatan lahan yang ada diwilayah desa Sopura yang memiliki lahan tidur sangat luas.

“Pelaksanaan pelatihan ini yang dilaksanakan oleh PT. Antam sangatlah besar dan bermanfaat bagi kami, karena untuk menambah pendapatan bagi masyarakat petani yang mempunyai lahan tidurnya, agar nantinya dapat di manfaatkan,”katanya.

Dirinya berharap melalui kegiatan pelatihan ini yang digelar oleh PT. Antam dapat menjadi motivasi bagi petani untuk mulai membudidayakan kembali kakao dan Kopi sebagai tanaman unggulan daerah.

“Apalagi lahan bekas tambang yang sudah tidak lagi memiliki kandungan nikel supaya di manfaatkan kembali dengan cara bekerjasama dengan kelompok masyarakat yang ada di desa Sopura.

Ditempat yang sama Kepala Desa Sopura Patongai mengatakan, sangat mengapresiasi kepada PT. Antam Tbk UBPN Sultra dan Lembaga Petani yang ada di desanya yang telah menggagas program kebun edukasi ini, pasalnya lahan tidur di desanya masih sangat luas dan tidak di manfaatkan.

“Kami sangat paresisiasi kepada PT. Antam yang sudah menggelar pelatihan ini dan sangat luar biasa manfaatnya untuk mendorong pendapatan ekonomi masyarakat yang ada di desa kami,”kata Patongai.

Dirinya juga berharap bahwa melalui pelatihan yang digelar oleh PT Antam agar masyarakat dapat mengaplikasikanya, terutama dalam ilmu yang diterapkan oleh pemateri dalam pelatihan ini, agar lahan tidur yang ada sekarang, supaya di fungsikan kembali.

“Semoga saja apa yang di dapatkan melalui pelatihan ini kita dapat menerapkannya di lahan-lahan kita yang tidak produktif, dan kalau memang masih kurang jelas silahkan berlanjut dipertanyakan nanti di pendamping Lembaga Petani yang ada, dan mudah mudahan juga melalui pelatihan ini akan berdampak positif bagi masyarakat petani untuk mendorong ekonomi masyarakat Sopura Khususnya,” tutup Patongai Kepala Desa Sopura (fkn).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *