oleh

Hapus Pekerja Anak di Kolaka, Wujudkan Masa Depan Lebih Baik Untuk Anak Indonesia

-BERITA-4 views

FOKUSAKATANEWS.COM.KOLAKA-Mewujudkan masa depan yang lebih baik untuk mengapus anak Indonesia, termasuk di Kabupaten Kolaka, merupakan tujuan yang sangat penting dalam upaya melindungi hak-hak anak dan memberikan akses yang lebih baik ke pendidikan, kesehatan, dan perkembangan yang sehat, kegiatan tersebut berlangsung di ruangan lantai dua rektorat USN Kolaka. (12/10/2023).

Menurut data hampir sekitar 200 anak menjadi pekerja di salah satu perusahaan kelapa sawit dengan alasan membantu perekonomian orang tua mereka secara otomatis pedidikan sekolah berhenti.

Peraturan dan Hukum Pemerintah Indonesia telah mengesahkan sejumlah undang-undang dan peraturan yang melarang pekerja anak. Ini termasuk UU No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU No. 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Ketua KPAI Pusat Ai Maryati Soliha mengatakan, sungguh sangat prihatin pekerja anak harus mengorbankan pendidikannya hanya karna menjadi pekerja di usia muda berapa banyak waktu yang terbuang dan masa depan yang belum tentu jelas menopang mereka di masa mendatang.

“Hal seperti ini pemerintah dan masyarakat lainnya perlu kita pikirkan bersama kita semua bertanggung jawab untuk melindungi mereka memberikan pelayanan pendidikan,kesehatan,serta kenyamanan anak-anak indonesia,” kata Ai Maryati dalam pertemuan diskusinya di USN Kolaka.

Ia menjelaskan, bahwa program perlindungan Anak pemerintah dan organisasi non-pemerintah di Kolaka telah melaksanakan program-program perlindungan anak.

“Ini mungkin termasuk penyuluhan kepada masyarakat dan keluarga tentang pentingnya pendidikan anak, serta dampak buruk pekerja anak terhadap perkembangan mereka,”jelasnya

Ai Maryati mengungkapkan, pendidikan gratis dan berkualitas salah satu cara untuk mengurangi pekerja anak adalah dengan memberikan akses yang lebih baik ke pendidikan yang berkualitas.

“Pemerintah harus memastikan bahwa sekolah-sekolah gratis dan berkualitas tersedia untuk semua anak,” ungkap Maryati

Ia menambahkan, bahwa pentingnya untuk memastikan bahwa undang-undang yang melarang pekerja anak ditegakkan dengan tegas. Hal ini melibatkan pemberian sanksi kepada pelaku yang mempekerjakan anak-anak secara ilegal.

Untuk itu, kerja sama antara pemerintah, media, LSM, dan komunitas lokal dapat membantu meningkatkan upaya untuk menghapus pekerja anak.

Harapan dari Ai Maryati Soliha ketua KPAI mendapatkan dukungan terbaik dari USN Kolaka untuk membijaki program strategis pemenuhan hak dan anak melalui kolaborasi dengan pusat,akademis dan daerah.Kerjasama media dan masyarakat dapat membantu menggerakkan opini publik dan mendorong lebih banyak tindakan untuk melindungi hak-hak anak.***(DRT).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *