FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Pemberitaan terkait Ore Nikel Perumda Aneka Usaha Kolaka yang telah bercampur dengan barang milik perusahaan lain, yang sebelumnya di beritakan di salah satu media online. Direktur utama PT Aneka Mining Mineral (AMM), Zaldi Layata, membantah tudingan tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada kargo Perusda yang dicampur dengan kargo PT Surya Lintas Gemilang.
“Terkait pemberitaan di salah satu media online, itu tidak benar. Kami ini sudah lama bekerja terkait pertambangan dan selalu mengikuti sesuai regulasi dan aturan yang berlaku. Semua itu tidak benar bahwa kargo Perusda Kolaka kami campur dengan kargo PT SLG,” Kata Zaldi
Menurutnya. Ia siap diperiksa apabila pihak yang merasa di rugikan dapat melakukan peninjauan lapangan, apakah PT AMM bekerja di IUP PT SLG atau tidak. Dirinya juga sudah melaporkan ke pihak perusda kargo dari IUP Aneka Usaha Kolaka sebanyak 2000 metri ton tidak di campur dengan kargo dari IUP PT SLG.
“ Ini semua sudah ada bukti laporan kami ke perusda berdasarkan laporan Inventory
sebelum laporan RKAB tahun 2026. Jadi sekitar 2000 MT kargo yang berada di IUP Aneka Usaha Kolaka bukti pelaporannya ada,” ucapnya
Zaldi mengungkapkan, PT AMM merupakan mitra PT SLG yang bekerja di wilayah Ijin Usaha Pertambangan dengan berdasarkan surat perjanjian kerjasama No : 14/SPK/SLG-AMM/IV/2025 yang di tandantangani direktur PT SLG Dr. Sutomo pada tanggal 14 April 2025.
“Iya kami adalah mitra PT SLG dan PD Aneka Usaha Kolaka, dan PT AMM bekerja di dua IUP dengan perjanjian kerja sama. Saat ini PT AMM sedang Houling dari PT SLG ke Stokfile Jetty. Sekali lagi kami sampaikan berita yang beredar itu tidak benar. Hoax,” ungkap Direktur utama PT AMM Zaldi Layata.(***)
















Komentar