oleh

Rektor USN Kolaka Melayat ke Rumah Duka Almarhum Haerul Saleh, Sampaikan Duka Mendalam

-BERITA-58 views

FOKUSKATANEWS.COM.JAKARTA-Kabar duka berpulangnya Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, dalam musibah kebakaran di kediamannya di Jakarta Selatan pada Jumat (8/5/2026) menyisakan duka mendalam bagi berbagai kalangan. Rasa kehilangan yang besar salah satunya diungkapkan oleh tokoh akademisi Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Nur Ihsan Halil, M.Hum.

Prof. Nur Ihsan menyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi yang menimpa salah satu tokoh muda kebanggaan daerah tersebut. Menurutnya, kepergian Haerul Saleh merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi negara dan institusi BPK RI, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya Kabupaten Kolaka yang menjadi tempat almarhum menghabiskan masa kecilnya.

“Kita semua sangat terkejut dan berduka atas musibah yang terjadi. Almarhum Haerul Saleh adalah salah satu putra terbaik Sulawesi Tenggara. Kiprahnya di tingkat nasional sangat membanggakan daerah. Dedikasinya sedari di DPR RI hingga dipercaya sebagai Anggota IV BPK RI menunjukkan kapasitas dan kecerdasannya sebagai pejabat negara,” ujar Prof. Nur Ihsan Halil.

Di mata Prof. Nur Ihsan, almarhum yang berpulang pada usia 43 tahun itu adalah sosok pemimpin muda pekerja keras yang selalu memikirkan kemajuan, baik untuk bangsa maupun untuk daerah kelahirannya.

“Di usianya yang terbilang masih muda, beliau sudah mengemban tanggung jawab yang sangat besar mengawasi keuangan negara di sektor pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur. Jejak langkah almarhum adalah teladan bagi generasi muda kita. Kami mendoakan semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” tutur Prof. Nur Ihsan dengan nada haru.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan rasa duka yang mendalam, Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka langsung terbang dari Kolaka ke Jakarta dan telah tiba di rumah duka mendiang Haerul Saleh pada Jumat (8/5/2026). Kehadiran beliau menunjukkan kedekatan emosional dan rasa kehilangan yang besar atas berpulangnya salah satu putra terbaik Sulawesi Tenggara tersebut.

Setibanya di rumah duka, Prof. Nur Ihsan langsung menemui pihak keluarga untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut saat sang Guru Besar memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan akibat musibah kebakaran yang terjadi di kediaman almarhum di Jakarta Selatan.

“Kami hadir di sini untuk memberikan penghormatan terakhir. Almarhum Haerul Saleh bukan sekadar pejabat negara bagi kami, beliau adalah sosok adik, sahabat, dan inspirasi bagi masyarakat Kolaka. Kehadiran kami adalah bentuk duka cita mendalam dari seluruh civitas akademika atas dedikasi luar biasa yang telah beliau berikan untuk bangsa,” ungkap Prof. Nur Ihsan di sela-sela kunjungannya.

Sebagai informasi, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (8/5/2026) di kediaman Haerul Saleh yang terletak di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, kebakaran awalnya disadari oleh warga setempat yang melihat kepulan asap hitam pekat dari lantai 3 rumah tersebut.

Sebelum menjabat di BPK RI sejak April 2022, almarhum Haerul Saleh dikenal luas sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara. Ia pernah bertugas di Komisi XI DPR RI, Badan Legislasi, hingga Badan Musyawarah DPR RI. Kini, pengabdian panjang sang putra daerah telah usai, meninggalkan rekam jejak yang akan terus dikenang.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *