oleh

PT Ceria Serahkan 2 Unit Simulator Alat Berat ke BLKK Kolaka

-BERITA-25 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA-
PT Ceria Nugraha Indotama menyerahkan dua unit simulator alat berat, terdiri dari simulator alat berat excavator dan backhoe ke UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten (BLKK) Kolaka, Selasa (12/07/2022).

Manager Human Capital dan General Affairs PT Ceria Nugraha Indotama, Siswo P Priono mengatakan, penyaluran bantuan dia unit simulator alat berat terwujud berkat kerja sama yang baik selama ini antara PT Ceria Nugraha Indotama, dengan pemerintah Kabupaten dalam hal ini tim Disnaketrans Kolaka.

“Saya haturkan banyak terima kasih kepada Andi Sastra yang dari awal memfasilitasi terwujudnya (bantuan) ini dan tentunya didukung oleh semua pihak, pemerintah daerah setempat dengan tujuan memajukan peran penting UPTD BLKK bagi anak didik yang ada di Kecamatan Wolo dan Kabupaten Kolaka secara menyeluruh,” katanya.

Siswo mengungkapkan, Direktur Utama dan Jajaran Direksi PT Ceria berpesan agar bantuan ini dapat mewujudkan basic skill seorang operator alat berat yang optimal. Kiranya dapat digunakan yang biak, serta bermanfaat bagi perusahaan yang ada di sekitar Kabupaten Kolaka secara menyeluruh.

“Kami harap tidak hanya berhenti sampai pada serah terima unit simulator ini saja, namun lebih melangkah ke depan kesiapan pelatihan yang harus difasilitasi pendukungnya, antara lain system recruitment pelatihan, materi/modul, teori, praktek, serta berapa lama, dll) secara lengkap bahkan termasuk juga SIO (surat ijin Operator) serta sertifikat kelulusannya,” kata Siswo P Priono.

Sementara itu, Kepala UPTD BLKK Kolaka I Nyoman Warta menyampaikan apresiasi atas bantuan alat simulasi dari PT Ceria, guna mendukung pelatihan BLKK dalam penciptaan tenaga kerja, khususnya di bidang alat berat.

“Untuk melaksanakan pelatihan dibutuhkan instruktur yang terverifikasi. Tak kalah pentingnya adalah ketersediaan anggaran pelatihan,” katanya.

Selain itu, Nyoman menyampaikan perlunya dipikirkan terkait praktek lapangannya usai pelaksanaan pelatihan simulasi, untuk itu pihaknya membutuhkan dukungan dari instansi dan perusahaan industri yang bersedia dijadikan tempat praktek lapangan. (DRT).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *