FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka mendapat kuota 2.385 dari 31 Program Studi (Prodi), pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2026.
Wakil Rektor Bidang Akademik USN Kolaka, Rina Rembah mengatakan, bahwa SNPMB 2026 mengalami peningkatan prodi menjadi 31, dengan penambahan Prodi Gizi. Total kuota yang disediakan adalah 2.385 kursi, meningkat dari tahun 2025 yang hanya menaungi 30 program studi.
“Alhamdulillah pada SNPMB tahun 2026 ini, kami mendapat quota 2.385 dari 31 Prodi. Kalau tahun 2025 hanya 30 Prodi dan tahun ini ada tambahan satu Prodi, yakni Prodi Gizi dan sudah mulai menerima Mahasiswa tahun 2026 ini,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik USN Kolaka.
Dari 31 program studi (Prodi) yang dibuka, Rina Rembah mengungkapkan lima prodi favorit dengan kuota besar di
USN Kolaka untuk SNPMB tahun 2026. Adapun Kelima program studi tersebut yaitu
Prodi Hukum, Manajemen,
Akademi Keperawatan, Farmasi, Pertambangan.
“Ya ada lima Prodi yang memiliki quota besar dan diminati calon Mahasiswa baru dari 31 Prodi yang dibuka yakni Prodi Hukum, Manajemen, Akademi Keperawatan, Farmasi dan Pertambangan,” ungkap Rina Rembah saat di temui Rabu (22/01/2026) di auditorium USN Kolaka.
Rina Rembah menjelaskan, SNPMB tahun 2026 sudah dibuka sejak Desember 2025 lalu, dan seperti biasa SNPMB dibuka dengan tiga jalur yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik unggul yang dibuka sejak Desember 2025 hingga Februari 2026.
“Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik unggul yang dibuka sejak Desember 2025 sampai Februari 2026,”jelasnya
Lebih lanjut, kata dia, Kedua Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) jalur ini diperuntukkan bagi siswa yang ingin mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
“Untuk jalur ujian berbasis tes mulai dibuka medio April 2026, serta ketiga jalur mandiri yang merupakan kewenangan Universitas masing-masing yang dibuka mulai Juli sampai Agustus 2026,”
Rina mengungkapkan, yang menarik dari SNBP, kalau dulu yang diambil hanya nilai rapor. Sekarang ada kebijakan baru dari Dikdasmen yakni memasukan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berupa prestasi akademik berbasis sekolah.
“Untuk nilai rapor akan divalidasi dengan nilai TKA. Kemudian nilai itu akan ditarik kementrian siapa yang nyatakan lulus seleksi nasional berbasis prestasi, tanpa tes. Perguruan Tinggi nantinya mengirim data untuk diverifikasi, kemudian disahkan dan diumumkan secara resmi di laman kementrian Kemendikdasmen,” kata Rina Rembah. (****)
















Komentar