oleh

Harmoni PT Vale dan Masyarakat Adat di Wonua Mekongga, Satukan Persepsi Jaga Keberlanjutan Sosial-Ekonomi

-BERITA-73 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Komitmen membangun hubungan yang terbuka dan saling menghormati dengan masyarakat lokal terus menjadi bagian penting dari kehadiran PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kabupaten Kolaka.

Semangat tersebut tercermin dalam kunjungan perwakilan masyarakat adat Tamalaki ke PT Vale pada Selasa (11/8/2026), yang berlangsung hangat sebagai ruang dialog dan kemitraan untuk memperkuat sinergi menjaga keberlanjutan sosial-ekonomi di Wonua Mekongga. Rabu (11/8/2026).

Kunjungan tersebut diikuti 26 organisasi adat Tamalaki yang tergabung dalam tiga unsur besar, yakni Gabungan Aliansi, Poros Tengah, dan Formakom.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para perwakilan masyarakat adat menyampaikan pandangan, harapan, sekaligus dukungan terhadap keberlanjutan investasi PT Vale di Wonua Mekongga.

Sebagai bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Vale terus menempatkan keberlanjutan, tata kelola yang baik, dan keterlibatan pemangku kepentingan sebagai bagian penting dari perjalanan investasinya.

Di Kabupaten Kolaka, komitmen tersebut diwujudkan melalui dialog yang terbuka dengan masyarakat lokal, termasuk masyarakat adat, agar kehadiran perusahaan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Pertemuan ini menjadi ruang untuk menyatukan persepsi mengenai pentingnya menjaga suasana yang kondusif bagi investasi, sekaligus memastikan manfaat sosial-ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Melalui komunikasi yang terjaga, perusahaan dan masyarakat adat membangun pemahaman bersama bahwa keberlanjutan pembangunan membutuhkan kepercayaan, partisipasi, dan kemitraan yang saling menguatkan.

Ketua Umum Tamalaki Wuta Kalosara Sultra, Mansiral Usman, menyampaikan bahwa kehadiran berbagai perwakilan masyarakat adat Tamalaki dalam satu forum bersama PT Vale merupakan momen penting.

Menurutnya, hal ini mencerminkan adanya semangat bersama untuk menjaga iklim investasi yang baik di Kabupaten Kolaka.

“Ini menjadi momentum penting bagi kami, karena tiga unsur utama masyarakat adat Tamalaki bisa hadir bersama dalam semangat yang sama. Kami berterima kasih dan menyatakan dukungan penuh terhadap investasi yang dilakukan PT Vale di Wonua Mekongga ini,” ujar Mansiral.

Ia menilai kehadiran PT Vale telah membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja dan mendorong aktivitas ekonomi lokal. Karena itu, ia berharap hubungan yang telah terbangun dapat terus dirawat agar manfaat investasi semakin dirasakan oleh masyarakat di daerah.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum Forum Swadaya Masyarakat Daerah atau Forsda, Jabir Lahukuwi.

Ia menegaskan bahwa investasi yang telah berjalan di Kabupaten Kolaka perlu dijaga bersama karena menyangkut kepentingan masyarakat dan masa depan pembangunan daerah.

“Kami sesungguhnya ingin menyelamatkan investasi di Kabupaten Kolaka. Jika investasi ini gagal, yang rugi kita semua. Sumber daya alam kita sudah dibuka, jadi jangan sampai investasi itu ditutup,” tegas Jabir.

Selain menyampaikan dukungan, para perwakilan masyarakat adat Tamalaki juga membawa sejumlah masukan konstruktif kepada PT Vale.

Aspirasi tersebut mencerminkan harapan agar kehadiran perusahaan tidak hanya mendorong pertumbuhan investasi, tetapi juga ikut menghadirkan nilai tambah sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Tiga hal utama menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.

Pertama, pemberdayaan tenaga kerja lokal. Masyarakat adat Tamalaki berharap keterlibatan tenaga kerja lokal dapat terus diperluas, terutama melalui perusahaan mitra dan kontraktor PT Vale. Dengan demikian, masyarakat Kolaka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengambil bagian dalam peluang kerja yang tumbuh seiring perkembangan proyek.

Kedua, dukungan terhadap pendidikan. Penyediaan akses beasiswa bagi generasi muda daerah dinilai penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia lokal yang lebih siap, terampil, dan mampu bersaing. Harapan ini sejalan dengan kebutuhan jangka panjang untuk memastikan anak-anak muda Kolaka memiliki kesempatan mengisi berbagai peran penting di masa depan.

Ketiga, penguatan program pengembangan masyarakat. Para perwakilan masyarakat adat berharap program Corporate Social Responsibility atau CSR dapat terus diarahkan untuk mendukung pemberdayaan sosial, penguatan kapasitas organisasi adat, serta pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kolaka.

Menanggapi dukungan dan aspirasi tersebut, Director of Project IGP Pomalaa PT Vale, Mohammad Rifai, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwakilan masyarakat adat Tamalaki yang telah hadir dan mengambil peran dalam menjaga suasana investasi yang kondusif.

Ia menilai dukungan masyarakat merupakan bagian penting dalam memastikan proyek dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat jangka panjang bagi daerah.

Rifai juga menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan, terutama terkait kesiapan tenaga kerja lokal, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, hubungan antara perusahaan dan masyarakat perlu terus dijaga melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Ia juga mengajak generasi muda Kolaka untuk mulai mempersiapkan diri agar mampu mengisi peluang kerja seiring perkembangan dan kebutuhan proyek. Kesiapan sumber daya manusia lokal, kata dia, menjadi bagian penting agar manfaat investasi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Kami menyambut baik aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan ini. Masukan tersebut menjadi bagian penting dari dialog yang terus kami bangun bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan. Kami juga mendorong generasi muda Kolaka untuk terus mempersiapkan diri dan meningkatkan kompetensi, sehingga memiliki kesiapan untuk mengambil bagian dalam peluang yang terbuka sesuai kebutuhan dan tahapan proyek,” ujar Rifai.

Kunjungan perwakilan masyarakat adat Tamalaki ini menjadi penanda penting bahwa harmoni antara perusahaan dan masyarakat merupakan fondasi bagi pembangunan yang berkelanjutan di Wonua Mekongga.

Dengan persepsi yang semakin selaras, dialog yang terbuka, dan kemitraan yang saling menghormati, kehadiran PT Vale di Kabupaten Kolaka diharapkan terus berkontribusi pada terciptanya iklim investasi yang kondusif serta keberlanjutan sosial-ekonomi bagi masyarakat.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *