oleh

PT Vale Perkuat Edukasi NAPZA dan TBC di Pomalaa, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan Anak

-BERITA-8 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- Ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja menjadi perhatian serius di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Kondisi tersebut mendorong PT Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa memperkuat edukasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua.

Edukasi itu dikemas melalui kegiatan promosi kesehatan (promkes) yang digelar di Kelurahan Kumoro, Kecamatan Pomalaa, Senin (21/9). Selain membahas bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pencegahan dan penularan tuberkulosis (TBC).

Penanggung Jawab Medis PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, dr. Fathurrahman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian promosi kesehatan yang menyasar desa dan kelurahan di wilayah ring satu PT Vale, khususnya Kecamatan Pomalaa dan Baula.

Menurutnya, materi edukasi disesuaikan dengan kondisi dan persoalan kesehatan yang menjadi perhatian di masing-masing wilayah.

“Materi yang disampaikan kali ini adalah NAPZA dan TBC. Namun, materi di setiap desa dan kelurahan tidak selalu sama. Kami melihat kondisi dan penyakit yang menjadi perhatian di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Fathurrahman mengatakan, edukasi tentang NAPZA menjadi salah satu perhatian di Kecamatan Pomalaa menyusul adanya kasus remaja yang terlibat dalam peredaran narkoba.

Ia menegaskan, pencegahan perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan berbagai pihak, terutama keluarga.

“Ini menjadi perhatian kita agar jangan sampai terulang. Kita harus sedini mungkin mengetahui kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan penyalahgunaan NAPZA. Ini merupakan salah satu upaya PT Vale untuk mencegah penggunaan NAPZA di area kita,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, orang tua menjadi sasaran penting edukasi. PT Vale mendorong keluarga agar tidak abai terhadap aktivitas dan pergaulan anak.

Fathurrahman menjelaskan, pengawasan anak tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada pihak sekolah. Lingkungan keluarga justru memiliki peran penting karena anak menghabiskan banyak waktu di rumah dan lingkungan tempat tinggal.

“Anak-anak tidak bisa kita kontrol penuh di sekolah. Mereka juga lebih banyak berada di rumah. Karena itu, pendekatan melalui sosialisasi ini merupakan upaya pencegahan di kalangan remaja dengan melibatkan orang tua,” jelasnya.

Ia berharap orang tua yang mengikuti sosialisasi tidak hanya memahami materi untuk dirinya sendiri. Informasi tersebut diharapkan turut disebarluaskan kepada anggota keluarga, kerabat, hingga tetangga.

“Jangan sampai ada hal-hal yang mengarah ke NAPZA tetapi orang tua tidak mengetahui. Harapannya, informasi ini juga diteruskan kepada kerabat dan tetangga agar semakin banyak masyarakat yang memahami pencegahan dan penanggulangan NAPZA maupun TBC,” ujarnya.

Selain NAPZA dan TBC, PT Vale juga berencana memberikan edukasi mengenai sejumlah persoalan kesehatan lain, termasuk HIV dan demam berdarah dengue (DBD), sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.

PT Vale, kata Fathurrahman, juga terus mendukung Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui dukungan tenaga medis, peralatan kesehatan, serta berbagai upaya pencegahan penyakit.

Kegiatan promosi kesehatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Pomalaa. Camat Pomalaa yang diwakili Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kessos), Mieske Novita, menyampaikan terima kasih kepada PT Vale atas edukasi kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

“Semoga dengan adanya sosialisasi ini, penyakit tersebut dapat ditekan dan berkurang,” harapnya.

Apresiasi juga disampaikan Lurah Kumoro, Rodiyanto. Ia menilai edukasi tentang NAPZA sangat penting di tengah upaya menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Pomalaa.

“Baru-baru ini ada anak yang masih berusia 19 tahun yang ditangkap karena mengedarkan narkoba. Jadi kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, orang tua semakin meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya dan kasus peredaran narkoba dapat ditekan,” tuturnya.

Untuk memperkuat edukasi, PT Vale menghadirkan Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Armayanti, dan Health Educator PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, sebagai pemateri.

Kegiatan ditutup dengan pemberian bingkisan berupa sejumlah bahan kebutuhan pokok kepada setiap peserta sebagai bentuk apresiasi PT Vale kepada masyarakat yang telah mengikuti kegiatan promosi kesehatan tersebut. (*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *