oleh

PT Vale Indonesia Perkuat Kemandirian Masyarakat dan Ekonomi Lokal melalui PPM Expo 2026 di IGP Pomalaa

-BERITA-38 views

FOKUSKATANEWS.COM.KOLAKA- PT Vale Indonesia Tbk (“Vale Indonesia” atau “Perusahaan”), bagian dari MIND ID, melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, menyelenggarakan PPM Expo 2026 di Hotel Sutan Raja, Kabupaten Kolaka, Sabtu (17/10/2026). Bertema “Berkarya dan Berdaya Bersama PT Vale Indonesia”, kegiatan ini menjadi ruang promosi produk dan temu bisnis bagi kelompok binaan Program Pengembangan serta Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta Livelihood Restoration Program (LRP).

PPM Expo 2026 merupakan bagian dari upaya Vale Indonesia untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha dengan peningkatan kapasitas, penguatan produk lokal, serta perluasan jejaring pemasaran. Inisiatif ini juga membuka peluang bagi kelompok binaan untuk terhubung dengan pelaku usaha dan calon mitra potensial.

Head of External Relations Regional and Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, menyampaikan,”Kehadiran Perusahaan di wilayah operasional juga mencakup upaya meningkatkan pemberdayaan dan kualitas hidup masyarakat bersama para pemangku kepentingan lainnya. PPM Expo ini adalah salah satu bentuk komitmen kami bagi kemajuan masyarakat dan dukungan kepada Pemerintah Daerah untuk memajukan wilayahnya. Selain mengembangkan bisnis di wilayah ini, Vale Indonesia juga hadir untuk memajukan masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan. Perluasan pasar merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan UMKM. Karena itu, PPM Expo dirancang untuk mempertemukan produk kelompok binaan dengan peluang pemasaran dan kemitraan yang lebih luas.”

“Kami menyadari bahwa UMKM adalah salah satu tulang punggung dari ekonomi daerah dan nasional. Karena itu, Expo ini adalah bagian dari upaya kami untuk membuka akses pasar, memperkuat jejaring dan pendapatan,” tambah Endra.

PPM Expo 2026 menampilkan produk dari lima klaster, yaitu kakao dan Kelompok Wanita Tani (KWT), pesisir dan perikanan, LRP, Bank Sampah, serta beras organik dan tanaman herbal. Produk yang dipamerkan meliputi kakao fermentasi, bubuk kakao, cokelat batangan, sambal lokal, minyak kelapa murni, aneka pangan olahan, bandeng presto, nila marinasi, abon ikan, produk daur ulang, beras organik, dan minuman herbal.

Seiring dengan perkembangan kualitas komoditas lokal seperti kakao dan hasil perikanan, ke depan Vale Indonesia juga akan memperluas promosi produk UMKM binaan melalui berbagai agenda di wilayah-wilayah operasional Perusahaan di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Jakarta.

Pemerintah Kabupaten Kolaka mengapresiasi kontribusi Vale Indonesia dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional. Dalam sambutannya, Bupati Kolaka Amri Djamaluddin menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk membangun kapasitas serta memperkuat ekonomi lokal.

“Program PPM ini merupakan wujud nyata kemitraan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Program PPM merupakan investasi bersama untuk membangun kapasitas masyarakat,” kata Bupati yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kolaka Arifin Jamal Budi Darma .

Berdasarkan data BPS yang dirujuk dalam sambutan Kepala Bappeda, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kolaka pada 2025 mencapai sekitar 6,9%, sementara sektor pertambangan berkontribusi sekitar 53% terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) daerah. Dalam konteks tersebut, pengembangan UMKM, pertanian, dan usaha berbasis potensi desa menjadi bagian penting untuk memperluas kesempatan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk pemasaran produk, penguatan kelompok usaha, serta pengembangan sektor pertanian dan pengelolaan lingkungan.

PPM Expo 2026 berlangsung pada 10–15 Oktober 2026 di sejumlah desa dan kelurahan. Kegiatan dalam acara ini juga meliputi lomba masakan daerah Kolaka, lomba mewarnai bagi anak PAUD dan TK, pengolahan hasil perikanan, kerajinan daur ulang, serta pengembangan produk olahan kakao. Sebanyak 50 anak dari keluarga kelompok binaan mengikuti lomba mewarnai bertema lingkungan, keasrian desa, dan pohon kakao. Di bidang pengelolaan lingkungan, pengurus dan nasabah dari 13 Bank Sampah Unit berpartisipasi dalam pengembangan produk daur ulang yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

*Tentang Vale Indonesia*
PT Vale Indonesia Tbk (“Vale Indonesia”) adalah perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang telah beroperasi di Indonesia selama 58 tahun atau sejak 1968. Vale Indonesia adalah anak usaha dari MIND ID, Vale Canada Limited, dan Sumitomo Metal Mining yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan menjalankan operasi pertambangan serta pengolahan nikel di Sorowako Sulawesi Selatan, mengembangkan proyek-proyek pertumbuhan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara untuk mendukung hilirisasi dan penguatan rantai nilai nikel nasional.

Vale Indonesia berkomitmen tinggi untuk menjalankan pertambangan yang bertanggung jawab dengan mengintegrasikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, serta tata kelola yang baik dalam kegiatan operasional dan pengembangan perusahaan. Dengan kapasitas global, kapabilitas operasional serta pemanfaat teknologi dan energi terbarukan, Vale Indonesia terus berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, pemegang saham, Indonesia, dan dunia.(**).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *